Kado Hari Kemerdekaan, 226.680 Keluarga di Mukomuko Bakal Dapat Bantuan Beras dan Migor

Kado Hari Kemerdekaan, 226.680 Keluarga di Mukomuko Bakal Dapat Bantuan Beras dan Migor

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Sebanyak 226.680 keluarga kurang mampu di Kabupaten MUKOMUKO dipastikan akan menerima bantuan pangan dari pemerintah pusat berupa beras dan minyak goreng.

Bantuan ini menjadi bagian dari program intervensi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Bantuan yang akan disalurkan pada bulan Agustus 2026 ini, merupakan alokasi untuk dua bulan, yakni April dan Mei 2026.

Meski alokasi waktunya telah ditetapkan, hingga kini proses penyaluran masih dalam tahap persiapan teknis oleh pihak terkait.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma, menyampaikan bahwa saat ini Perum Bulog tengah mematangkan rencana distribusi bantuan tersebut.

Persiapan ini mencakup pendataan penerima, kesiapan stok, hingga mekanisme penyaluran di lapangan agar tepat sasaran.

Menurutnya, bantuan pangan ini ditujukan langsung kepada keluarga kurng mampu yang telah terdata dalam sistem pemerintah pusat.

Penyaluran dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.

“Teknisnya masih disiapkan oleh Bulog agar penyaluran berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala di lapangan,” ujar Elxsandi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berperan dalam pengawasan distribusi agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan untuk menghindari keterlambatan maupun potensi penyimpangan.

Program bantuan pangan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menekan angka kerawanan pangan serta menjaga stabilitas sosial di daerah.

Dengan jumlah penerima yang mencapai ratusan ribu keluarga, efektivitas distribusi menjadi faktor utama yang akan menentukan keberhasilan program tersebut.

"Kami berharap proses penyaluran dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat, mengingat bantuan tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: