1.500 Pasang Nikah per Tahun, Kemenag Mukomuko Pastikan Stok Buku Nikah Aman

1.500 Pasang Nikah per Tahun, Kemenag Mukomuko Pastikan Stok Buku Nikah Aman

Kepala Kantor Kemenag Mukomuko, H Widodo, SH.I, MAP-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Kebutuhan buku nikah di Kabupaten Mukomuko dipastikan dalam kondisi aman. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mukomuko menegaskan ketersediaan stok buku nikah tetap terjaga meskipun angka pernikahan di daerah ini tergolong tinggi setiap tahunnya.

Berdasarkan data Kemenag Mukomuko, rata-rata sekitar 1.500 pasangan melangsungkan pernikahan setiap tahun. Jumlah tersebut tersebar di seluruh kecamatan, dengan tren yang relatif stabil dari tahun ke tahun. Tingginya angka pernikahan ini menuntut kesiapan administrasi yang konsisten, terutama dalam penyediaan buku nikah sebagai dokumen resmi negara.

Kepala Kantor Kemenag Mukomuko, H. Widodo, SHI, MAP, memastikan bahwa hingga tahun 2026, stok buku nikah masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan tidak ada kendala dalam distribusi maupun pelayanan penerbitan buku nikah di seluruh wilayah Mukomuko.

Menurutnya, sistem pengendalian stok telah berjalan dengan baik. Setiap Kantor Urusan Agama (KUA) secara rutin melakukan pemantauan terhadap ketersediaan buku nikah. Jika ditemukan indikasi stok mulai menipis, langkah cepat langsung dilakukan dengan mengajukan permintaan tambahan ke Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bengkulu.

“Kami tidak menunggu sampai stok habis. Begitu ada tanda-tanda berkurang, langsung diajukan penambahan. Ini untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegas Widodo.

Langkah antisipatif tersebut dinilai penting untuk menghindari potensi keterlambatan penerbitan buku nikah, yang bisa berdampak pada administrasi kependudukan pasangan suami istri. Buku nikah sendiri menjadi dokumen dasar dalam berbagai pengurusan, mulai dari pembuatan kartu keluarga, akta kelahiran anak, hingga berbagai layanan publik lainnya.

"Selain menjaga ketersediaan, kami juga memastikan distribusi buku nikah merata hingga ke seluruh KUA di tingkat kecamatan. Hal ini dilakukan agar masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil, tetap mendapatkan pelayanan yang sama tanpa hambatan," katanya. 

Dengan jumlah pernikahan yang mencapai ribuan pasangan setiap tahun, kepastian stok buku nikah menjadi salah satu indikator penting dalam kualitas layanan keagamaan. Kemenag Mukomuko menegaskan komitmennya untuk menjaga pelayanan tetap berjalan lancar tanpa kendala administrasi. Kondisi ini sekaligus menepis kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan kelangkaan buku nikah. 

"Hingga saat ini, saya pastikan pelayanan pencatatan pernikahan di Mukomuko tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: