Harga Daging Ayam Bikin Ibu Rumah Tangga Resah, Diduga Ini Penyebabnya

Harga Daging Ayam Bikin Ibu Rumah Tangga Resah, Diduga Ini Penyebabnya

Harga Daging Ayam Bikin Ibu Rumah Tangga Resah, Diduga Ini Penyebabnya-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Kenaikan harga daging ayam potong di pasar kini menjadi perhatian serius masyarakat, khususnya kalangan ibu rumah tangga. 

Pasalnya, harga salah satu kebutuhan pangan yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat tersebut dikabarkan mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Kenaikan harga tersebut bahkan disebut cukup terasa dibandingkan harga sebelumnya. 

Jika sebelumnya daging ayam potong masih dapat diperoleh dengan harga di kisaran Rp 40 ribuan/Kg, kini harganya telah menembus hingga Rp 55 ribuan/Kg.

Lonjakan harga ini tentu menjadi perhatian masyarakat karena daging ayam merupakan salah satu bahan pangan yang cukup banyak dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga. 

Kenaikan harga hingga belasan ribu rupiah per kilogram dinilai cukup berdampak terhadap pengeluaran masyarakat, terutama bagi ibu rumah tangga yang harus mengatur kebutuhan belanja harian.

Kondisi tersebut turut dibenarkan Kepala UPTD Pasar KTM Lagita, Kecamatan Ketahun, Abu Nawar. Ia menyampaikan, kenaikan harga daging ayam memang sempat terjadi di tingkat pasar.

Meski demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab utama terjadinya kenaikan harga tersebut. 

Namun, berdasarkan informasi awal yang diterima dari lapangan, kenaikan harga daging ayam diduga berkaitan dengan kondisi stok yang terbatas.

“Memang sempat terjadi kenaikan harga daging ayam. Untuk penyebab pastinya masih kami telusuri. Namun, berdasarkan informasi yang kami dapatkan, kemungkinan karena stok daging ayam di pasar sulit atau terbatas,” ujar Abu Nawar.

Menurutnya, keterbatasan stok di tingkat pedagang dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga jual. 

Ketika pasokan daging ayam yang tersedia tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat, kondisi tersebut berpotensi mendorong terjadinya kenaikan harga.

Apalagi, daging ayam menjadi salah satu komoditas pangan yang memiliki tingkat permintaan cukup tinggi. 

Sehingga, apabila terjadi kendala pada pasokan, dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat melalui kenaikan harga di tingkat pasar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: