Kopdes Merah Putih Tak Langsung Dilepas, PT Agrinas Pegang Kendali Selama 2 Tahun

Kopdes Merah Putih Tak Langsung Dilepas, PT Agrinas Pegang Kendali Selama 2 Tahun

Kopdes Merah Putih Tak Langsung Dilepas, PT Agrinas Pegang Kendali Selama 2 Tahun--

RADARUTARA.ID - Setelah resmi beroperasi, kegiatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan mendapatkan pendampingan sekaligus pengendalian manajerial selama dua tahun oleh PT Agrinas.

Pengendalian ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mematangkan sistem manajemen usaha di internal Kopdes Merah Putih

Dalam pelaksanaannya, operasional koperasi akan didampingi oleh SPPG Manager Kopdes Merah Putih yang berperan sebagai penghubung langsung antara pengurus koperasi di desa maupun kelurahan dengan pihak pengelola program.

Kepala Desa Air Muring, H.M. Soib, mengungkapkan bahwa keberadaan SPPG Manager Kopdes Merah Putih nantinya, memiliki peran penting dalam membantu pengurus mengoptimalkan unit usaha yang dijalankan.

Menurutnya, unit usaha yang akan dikembangkan pada tahap awal tidak akan ditentukan secara sembarangan. 

Setiap usaha, akan terlebih dahulu melalui analisis berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi ekonomi yang ada di masing-masing desa.

“Unit usaha yang dijalankan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa. Analisis usaha itu akan dipetakan melalui koordinasi antara pengurus Kopdes dengan SPPG Manager Kopdes Merah Putih,” ungkap H.M. Soib.

Setelah analisis usaha disepakati, hasilnya akan dilaporkan oleh SPPG Manager Kopdes Merah Putih kepada PT Agrinas. 

Selanjutnya, usulan tersebut akan diproses untuk pemenuhan modal usaha sesuai dengan unit usaha yang telah disepakati dan dinilai layak untuk dijalankan.

Lebih lanjut, H.M. Soib menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pelatihan yang diikutinya bersama Kementerian Koperasi dan PT Agrinas di Lampung beberapa waktu lalu.

Setiap Kopdes Merah Putih nantinya akan mendapatkan modal usaha awal sebesar Rp500 juta.

Selain dukungan modal usaha, setiap Kopdes juga akan mendapatkan sejumlah fasilitas transportasi operasional atau kendaraan khusus.

Untuk mendukung kegiatan usaha koperasi di masing-masing desa maupun kelurahan.

“Dari hasil pelatihan yang kami ikuti, setiap Kopdes nantinya akan mendapatkan modal usaha awal sebesar Rp500 juta. Selain itu, juga akan ada dukungan kendaraan operasional,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: