Dibiarkan Terbengkalai, Jalan Provinsi Jabi–Tanjung Alai Terjepit Longsor dari 2 Sisi
Masih terbengkalai jalan provinsi jabi-tanjung alai-Radar Utara/ Sigit Haryanto-
RADARUTARA.ID - Ancaman longsor kini mengepung badan Jalan Provinsi yang menghubungkan Desa Jabi dengan Desa Tanjung Alai, Kecamatan Napal Putih.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena kerusakan jalan yang sebelumnya dilaporkan amblas.
Hingga kini belum juga diperbaiki, meski masih berada dalam masa pemeliharaan kontraktor.
Pantauan di lokasi menunjukkan, bangunan pelapis tebing yang dibangun untuk menopang badan jalan baru sebelumnya mengalami amblas dan roboh.
Hingga kini, kerusakan tersebut masih dibiarkan tanpa penanganan. Ironisnya, di sisi berlawanan bahu jalan, titik longsor lama yang sejak awal menjadi perhatian masyarakat juga terus meluas dan mengancam badan jalan.
BACA JUGA:Desak Kajian Teknis Menyeluruh, Jalan Amblas Jabi–Tanjung Alai Harus Dibangun Ulang
Situasi ini membuat akses jalan baru yang diharapkan menjadi solusi pengganti ruas lama justru kembali menghadapi ancaman serius.
Warga menilai, lambannya penanganan berpotensi memperparah kerusakan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur kawasan tersebut.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama pihak perusahaan swasta yang terlibat dalam penanganan ruas jalan tersebut.
Masyarakat menilai, upaya memperbaiki jalan provinsi yang selama ini mengalami kerusakan belum menunjukkan hasil yang maksimal.
Kekecewaan warga semakin bertambah karena bangunan pelapis tebing dan badan jalan yang amblas hingga kini belum juga diperbaiki.
Padahal sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu telah menyatakan bahwa kerusakan tersebut masih menjadi tanggung jawab kontraktor karena masih berada dalam masa pemeliharaan.
BACA JUGA:Desak Kajian Teknis Menyeluruh, Jalan Amblas Jabi–Tanjung Alai Harus Dibangun Ulang
Saat itu juga disampaikan bahwa kerusakan akan dikaji ulang dan segera dilakukan perbaikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: