Duka Siswa SD Penarik, Disdikbud Mukomuko Minta Publik Tahan Spekulasi
Kepala Disdikbud Mukomuko bersama jajaran saat berkunjung ke rumah duka-Radar Utara / Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Mukomuko. Seorang siswa SD Negeri 10 Bumi Mulya, Kecamatan Penarik, dilaporkan meninggal dunia.
Peristiwa ini langsung mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mukomuko, pasca memunculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Kepala Disdikbud Mukomuko, Arni Gusnita, MM, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya siswa tersebut.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana dengan informasi yang belum terverifikasi.
“Ini adalah duka kita bersama. Kami meminta semua pihak untuk tidak saling menyudutkan atau memantik polemik baru sebelum fakta yang sebenarnya benar-benar jelas,” tegas Arni.
Menyikapi isu yang berkembang, termasuk dugaan bahwa korban meninggal akibat perundungan (bullying), Arni memastikan pihaknya tidak tinggal diam.
"Begitu menerima kabar, kami langsung turun ke lapangan guna melakukan penelusuran awal dan mengumpulkan informasi dari berbagai pihak, termasuk sekolah," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SDN 10 Bumi Mulya, Muhammad Yasin, S.Pd menyampaikan bahwa pada bulan September 2025 lalu, almarhum sempat mengalami insiden di dalam kelas.
Saat itu, kursi yang akan didudukinya ditarik oleh teman sekelasnya ketika jam istirahat berlangsung, sehingga korban terjatuh.
“Kejadian itu berlangsung saat jam istirahat. Setelah insiden tersebut, yang bersangkutan masih tetap bersekolah seperti biasa,” jelasnya.
Namun, beberapa bulan setelah kejadian tersebut, kondisi kesehatan siswanya dilaporkan menurun hingga akhirnya meninggal dunia.
Hingga saat ini, belum ada kesimpulan pasti yang menyatakan hubungan langsung antara insiden di sekolah dengan penyebab meninggalnya korban.
"Namun begitu hari Minggu ini, kami akan berusaha memediasi agar masalah ini tidak berkepanjangan dan menimbulkan banyak spekulasi. Mudah-mudahan saja, semua dapat kita selesaikan dengan baik," harapnya.
Senada dengan itu, Ketua PGRI Kabupaten Mukomuko, Rasita, S.Pd, juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: