Kendala SDM, Laboratorium DLH Mukomuko Belum Difungsikan

Kendala SDM, Laboratorium DLH Mukomuko Belum Difungsikan

Kantor DLH Mukomuko-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Harapan masyarakat akan segera berfungsinya laboratorium milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mukomuko tampaknya masih harus bersabar. Pemerintah daerah memastikan bahwa operasional fasilitas penting tersebut belum dapat dilakukan dalam waktu dekat, lantaran masih terkendala pada aspek fundamental, terutama struktur organisasi dan ketersediaan sumber daya manusia (SDM).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, MSi, menegaskan bahwa laboratorium tersebut memang belum siap untuk dioperasikan secara maksimal. Hal ini bukan tanpa alasan. Hingga saat ini, pembentukan struktur kelembagaan laboratorium belum rampung, sementara tenaga teknis yang kompeten juga masih sangat terbatas.

“Untuk memfungsikan laboratorium DLH ini memang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Selain struktur organisasi yang belum terbentuk secara utuh, SDM yang dibutuhkan juga belum mencukupi,” ungkap Jajat.

Ia menjelaskan, laboratorium lingkungan memiliki standar operasional yang tidak sederhana. Dibutuhkan tenaga ahli dengan kompetensi khusus di bidang pengujian kualitas lingkungan, mulai dari air, tanah hingga udara. Tanpa SDM yang memadai, operasional laboratorium dikhawatirkan tidak berjalan optimal bahkan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam hasil uji.

BACA JUGA:DLH Mukomuko Siapkan UPTD Laboratorium Lingkungan, Perkuat Pengawasan Industri

Meski demikian, Jajat memastikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. DLH Mukomuko terus berupaya melakukan berbagai langkah percepatan, baik dari sisi penguatan kelembagaan maupun pemenuhan tenaga teknis yang dibutuhkan. Upaya ini dinilai krusial mengingat keberadaan laboratorium lingkungan sangat dibutuhkan dalam mendukung pengawasan dan pengendalian kualitas lingkungan di daerah.

“Kami sangat memahami bahwa laboratorium ini penting, terutama untuk mendukung berbagai kegiatan pengujian lingkungan. Karena itu, kami akan terus berupaya agar fasilitas ini bisa segera difungsikan,” tegasnya.

Ia juga tidak menampik, keberadaan laboratorium DLH sejatinya menjadi salah satu instrumen vital dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Mukomuko. Dengan laboratorium yang berfungsi optimal, berbagai potensi pencemaran dapat dideteksi lebih dini, sekaligus menjadi dasar ilmiah dalam pengambilan kebijakan lingkungan.

"Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan pengujian lingkungan sendiri. Kini, tinggal bagaimana seluruh kendala yang ada dapat diurai secara bertahap, demi terwujudnya laboratorium yang benar-benar siap melayani dan memberikan manfaat," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: