3 Bulan Disuspend, Dapur MBG Air Tenang Mati Suri

3 Bulan Disuspend, Dapur MBG Air Tenang Mati Suri

Plt Camat Napal Putih, Budi Syahroni, S.KM, M.Si-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

 RADARUTARA.ID - Hingga awal Juni 2026, sanksi suspend terhadap dapur mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di Desa Air Tenang, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, dipastikan masih berlangsung. 

Kondisi tersebut terlihat dari belum adanya aktivitas operasional di dapur mitra MBG yang sebelumnya menjadi penunjang pelaksanaan program pemenuhan gizi di wilayah tersebut.

Belum beroperasinya dapur mitra MBG di Desa Air Tenang itu turut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Napal Putih, Budi Syahroni, S.Km, M.Si. 

Menurutnya, hingga saat ini, pihak dapur masih dalam status suspend sehingga belum dapat kembali menjalankan aktivitas penyaluran program MBG.

BACA JUGA:Tindaklanjuti Sidak, Dapur MBG Dievaluasi

“Sejauh ini dapur mitra MBG di Desa Air Tenang memang masih belum beroperasi. 

Informasi yang kami terima, status suspend terhadap dapur tersebut masih berlangsung,” ujar Budi.

Ia menjelaskan, sanksi suspend tersebut mulai diberlakukan tidak lama setelah dapur mitra MBG beroperasi, tepatnya sekitar Maret 2026 lalu.

 Sejak saat itu, kegiatan dapur terhenti sambil menunggu proses evaluasi dan tindak lanjut dari pihak terkait.

Berdasarkan koordinasi yang pernah dilakukan pihak kecamatan dengan pengelola dapur, sejumlah kekurangan yang sebelumnya menjadi bahan evaluasi disebut telah diperbaiki. 

BACA JUGA:SPPG Putri Hijau Sambut Positif Usulan MBG untuk Disabilitas dan Anak Putus Sekolah

Namun demikian, hingga kini belum ada informasi lebih lanjut terkait pencabutan status suspend oleh pihak berwenang.

“Dari komunikasi yang pernah kami lakukan dengan pihak dapur, beberapa hal yang menjadi catatan dan koreksi sudah diperbaiki. 

Namun kami tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi pertimbangan sehingga sampai sekarang status suspend tersebut belum dicabut oleh pihak terkait, khususnya dari jajaran Badan Gizi Nasional,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: