Penangkapan Eks Kepala BGN Tak Pengaruhi Program MBG di Mukomuko

Penangkapan Eks Kepala BGN Tak Pengaruhi Program MBG di Mukomuko

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma-Radar Utara/ Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Di tengah mencuatnya kabar penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bersama dua rekannya oleh Kejaksaan Agung. Pemerintah Kabupaten Mukomuko memastikan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah ini tetap berjalan normal tanpa hambatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma, menegaskan bahwa dinamika hukum yang terjadi di tingkat pusat tidak berdampak langsung terhadap operasional program di daerah. Hingga saat ini, seluruh fasilitas yang mendukung pelaksanaan program tersebut masih aktif melayani masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat utama.

Program MBG di Mukomuko tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tidak ada gangguan. Saat ini ada sekitar 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih aktif menyalurkan makanan bergizi gratis bagi anak-anak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberlangsungan program ini menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar generasi muda. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup, terutama dalam mendukung tumbuh kembang dan peningkatan kualitas kesehatan.

Menurut Elxsandi, pelaksanaan MBG di Mukomuko selama ini berjalan dengan sistem yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga gizi, petugas lapangan hingga pengawasan dari instansi terkait. Hal ini menjadi salah satu faktor utama mengapa program tetap stabil meskipun ada dinamika di tingkat nasional.

“Fokus kami adalah pelayanan kepada masyarakat. Selama ini program berjalan baik dan manfaatnya dirasakan langsung oleh anak-anak. Jadi tidak ada alasan untuk menghentikan atau memperlambat pelaksanaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu berdampak langsung ke daerah. Pemerintah daerah, kata dia, tetap berpegang pada prinsip pelayanan publik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya strategis dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Dengan tersedianya makanan bergizi secara rutin, diharapkan anak-anak di Mukomuko dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

"Di tengah berbagai tantangan, keberlanjutan program ini menjadi bukti bahwa komitmen pemerintah daerah tidak goyah. Mukomuko terus melangkah, memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk hidup sehat dan berkembang optimal," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: