Camat Tekankan Sinergi Desa dan Dinsos untuk Kawal Validasi Data KPM Bansos

Camat Tekankan Sinergi Desa dan Dinsos untuk Kawal Validasi Data KPM Bansos

Camat Marga Sakti Sebelat (MSS), Eri Zull, S.Pt-Istimewa-

 RADARUTARA.ID - Camat Marga Sakti Sebelat (MSS), Kabupaten Bengkulu Utara, Eri Zull, S.Pt, menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran membutuhkan sinergi dan kerja sama yang optimal antara operator desa, petugas sosial di kecamatan serta dinas terkait.

Menurut Camat, validasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi faktor utama dalam menentukan tepat atau tidaknya penyaluran bantuan sosial di tengah masyarakat. 

Karena itu, pihak kecamatan terus mendorong seluruh pemerintah desa agar aktif melakukan evaluasi dan pembaruan data penerima bansos secara berkala.

Eri Zull mengungkapkan, selama ini pihak kecamatan secara rutin menyampaikan dorongan kepada operator desa untuk melakukan perbaikan data masyarakat yang dinilai masih layak maupun yang sudah tidak layak lagi menerima bantuan sosial dari pemerintah.

BACA JUGA:Horeee!!! Ribuan KPM di Bengkulu Utara Terima Bansos

“Perbaikan data ini sangat penting agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang memang membutuhkan. 

Karena kondisi ekonomi masyarakat tentu terus berubah dari waktu ke waktu,” ujar Eri Zull.

Menurutnya, operator desa memiliki peran penting dalam melakukan pendataan langsung di lapangan karena lebih memahami kondisi riil masyarakat di wilayah masing-masing. 

Dengan demikian, desa diharapkan mampu mengusulkan perubahan data KPM secara objektif sesuai fakta di lapangan.

Namun demikian, Camat menilai upaya perbaikan data yang dilakukan pemerintah desa tidak akan berjalan maksimal apabila tidak mendapat dukungan dan pengawalan serius dari dinas terkait. 

BACA JUGA:Suka Negara Genjot Program 2026, BLT-DD dan Bansos Pangan Disalurkan Serentak

Sebab, hasil usulan pembaruan data dari desa harus tetap dikawal hingga benar-benar tersampaikan kepada pemerintah pusat.

“Kalau hanya desa yang aktif melakukan usulan tetapi tidak dikawal secara serius oleh dinas terkait, maka proses perbaikan data ini tentu tidak akan optimal. 

Karena itu diperlukan sinergi yang kuat antara desa, kecamatan dan dinas terkait,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: