Selain Mengikis Jalan, Longsor Juga Membuat Rumah Warga di Jabi Retak

Selain Mengikis Jalan, Longsor Juga Membuat Rumah Warga di Jabi Retak

Rumah warga jabi yang terdampak longsor-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Upaya penanganan darurat terhadap longsor yang menggerus ruas jalan penghubung Desa Tanjung Alai dengan Desa Jabi, Kecamatan Napal Putih, terus diupayakan pemerintah kecamatan. 

Kondisi longsor yang semakin mengancam badan jalan membuat pemerintah bergerak cepat guna mencegah kerusakan yang lebih luas.

Plt Camat Napal Putih, Budi Syahroni menyampaikan, langkah darurat saat ini akan diusahakan melalui koordinasi antara pemerintah kecamatan dengan perusahaan swasta yang berada di sekitar wilayah tersebut, khususnya perusahaan pertambangan.

Menurut Budi, langkah tersebut juga ditempuh berdasarkan petunjuk dari BPBD Bengkulu Utara. 

Dimana untuk kondisi darurat saat ini, penanganan sementara dinilai perlu segera dilakukan agar longsoran tidak terus meluas hingga memutus akses masyarakat.

BACA JUGA:Jalan Tanjung Alai–Jabi Menunggu Putus, Pemdes Minta Penanganan Darurat

“Langkah darurat yang dapat dilakukan saat ini adalah dengan meminta bantuan perusahaan pertambangan setempat untuk membantu penanganan sementara di titik longsor,” ujar Budi.

Ia menjelaskan, koordinasi dengan pihak perusahaan saat ini sudah mulai dilakukan dan perusahaan terkait juga telah menyatakan kesiapan membantu proses penanganan darurat tersebut.

Meski demikian, Budi menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan hanya bersifat sementara atau penanganan darurat. 

Sementara, untuk solusi jangka panjang, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa tetap akan mendorong usulan penanganan permanen kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas PUPR Provinsi Bengkulu.

“Yang paling penting saat ini bagaimana langkah darurat untuk mencegah longsoran yang lebih luas bisa segera dilakukan,” tegasnya.

Budi berharap, secara bertahap nantinya Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat memberikan intervensi anggaran khusus guna menangani ancaman longsor tersebut secara permanen. 

BACA JUGA:Badan Jalan Tanjung Alai-Jabi Nyaris Ludes Ditelan Longsor

Mulai dari pembangunan pelapis tebing, penguatan badan jalan hingga peningkatan ruas jalan yang saat ini diketahui masih banyak belum tersentuh pengaspalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: