Belum Lama Dibangun, Ruas Jalan Bukit Indah Mulai Ambles Diterjang Hujan

Belum Lama Dibangun, Ruas Jalan Bukit Indah Mulai Ambles Diterjang Hujan

Belum Lama Dibangun, Ruas Jalan Bukit Indah Mulai Ambles Diterjang Hujan-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak terhadap infrastruktur jalan. 

Kali ini, kerusakan terjadi di ruas jalan provinsi link Ketahun–Napal Putih tepatnya di Desa Bukit Indah, Kecamatan Napal Putih.

Beberapa titik badan jalan yang baru saja dikerjakan pada Tahun Anggaran 2025 dilaporkan mengalami amblas dan bergelombang. 

Diduga, kerusakan tersebut dipicu oleh rusaknya gorong-gorong yang berada di bawah badan jalan sehingga membuat struktur aspal turun.

Kondisi itu pun mulai dikhawatirkan masyarakat karena dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas, terlebih saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Kepala Desa Bukit Indah, Rifqi Hidayat, membenarkan adanya kerusakan di ruas jalan provinsi tersebut. 

Menurutnya, amblasnya badan jalan terjadi setelah hujan deras terus mengguyur wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.

“Diduga karena gorong-gorong di bawah jalan amblas akibat tingginya curah hujan, sehingga badan jalan ikut turun dan bergelombang,” ujarnya.

Rifqi menjelaskan, kondisi jalan yang mengalami kerusakan tersebut sudah dilaporkan kepada sejumlah wakil rakyat.

Agar dapat diteruskan kepada dinas teknis terkait untuk segera ditindaklanjuti.

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, terutama dengan mengganti gorong-gorong yang rusak agar kerusakan jalan tidak semakin meluas.

“Kami khawatir kalau dibiarkan terus, apalagi hujan masih sering turun dengan intensitas tinggi, kerusakan jalan akan semakin parah dan bisa memicu kerusakan yang lebih luas lagi,” tambahnya.

Warga berharap Pemerintah Provinsi Bengkulu segera turun tangan melakukan penanganan cepat mengingat ruas jalan Ketahun–Napal Putih merupakan akses vital penghubung antarwilayah dan jalur utama aktivitas masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: