3 Sinyal Pada Mata Bisa Menjadi Pertanda Adanya Serangan Stroke, Segera Kenali Sebelum Terlambat
3 Sinyal Pada Mata Bisa Menjadi Pertanda Adanya Serangan Stroke, Segera Kenali Sebelum Terlambat--
RADARUTARA.ID - Penyakit stroke merupakan penyakit yang tidak memandang usia, tua maupun muda jika memiliki riwayat maka akan terkena.
Hal tersebut bukan tanpa sebab, penyakit stroke dianggap sebagai sebuah ancaman karena mampu hadir di saat dalam keadaan tidak siap.
Namun tahukah Anda ada beberapa gejala yang bisa mengindikasikan bahwa anda akan terkena penyakit stroke.
Tanda tersebut dapat berupa gangguan pada mata, di kondisi seseorang mengalami penurunan atau bahkan kehilangan penglihatan pada salah satu mata, saat bangun tidur di pagi hari.
Sebelumnya bahkan tidak ada dibarengi rasa sakit apapun.
Tidak hanya itu pasien yang pada umumnya terkena penyakit stroke memiliki tanda di mana ia akan mengalami area gelap atau bayangan di bagian atas ataupun bawah bidang visual.
Atau pasien juga bisa menjadi lebih peka terhadap cahaya dan aku mah ataupun kurang bisa melihat kontras.
Gangguan pada mata ini pada umumnya dialami oleh orang yang berusia paruh baya, hanya sekitar 10% saja orang yang mengalami kondisi ini di usia 45 tahun ke bawah.
Namun berbeda kondisi pada orang yang mengalami penyakit kardiovaskular yang juga lebih beresiko mengalami kondisi tersebut.
Penurunan tajam ini, seperti yang dijelaskan oleh Penn Medicine, dapat berdampak pada sirkulasi darah melalui arteri, yang pada gilirannya meningkatkan risiko terjadinya apa yang dikenal sebagai "stroke mata."
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa bentuk cakram optik mata dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan risiko terjadinya stroke mata.
Ini terkait dengan ukuran foramen optik, di mana risiko stroke mata lebih tinggi jika foramen optik lebih kecil dari ukuran rata-rata.
Foramen optik adalah jalur bagi serat saraf yang menghubungkan mata dengan otak. Saat foramen optik lebih kecil, serat saraf menjadi lebih padat, yang pada akhirnya meningkatkan risiko stroke mata.
Menariknya, meskipun hubungan antara penyakit kardiovaskular, penggunaan obat Viagra, dan stroke mata masih belum sepenuhnya dipahami, pihak Penn Medicine mencatat bahwa individu yang menderita penyakit kardiovaskular yang parah dan mengonsumsi obat Viagra cenderung berisiko lebih tinggi terkena stroke mata.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: