Belum Mandi Junub Langsung Kerja Apa Boleh? Begini Menurut Pandangan Islam
Belum Mandi Junub Langsung Kerja Apa Boleh? Begini Menurut Pandangan Islam--
RADARUTARA.ID- Pada Islam Mandi junub adalah bagian dari ritual yang mempengaruhi kejelasan aktivitas ibadah lainnya.
Perlu diingat, bahwa mandi junub dengan mandi wajib berbeda, kendati hakikatnya sama-sama untuk mensucikan diri dari hadas besar.
Mandi wajib memiliki pengertian lebih luas, karena hadas besar itu disebabkan oleh semua hal yang menyebabkan seseorang dihukumi berada pada kondisi hadas besar.
Sedangkan mandi junub, memiliki kekhususan karena penyebab hadas besarnya adalah keluarnya air mani atau hubungan seksual.
Semua muslim harus paham tentang tata cara dan niat mandi junub supaya ibadahnya diterima.
Sedangkan hubungan intim suami istri bisa dilakukan kapapaun.
Pagi hari misalnya. Maka sejak pagi itulah, mereka berstatus jinabah atau orang yang wajib mandi junub.
Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah apakah boleh seseorang bekerja atau beraktivitas sebelum mani junub? Dan bagai mana hukumnya?
Pertanyaan tersebut muncul karena kondisi sedang jinabah sangat mungkin terjadi antara suami istri.
Sedangkan mereka berdua dikejar oleh waktu untuk beraktivitas lain, misalnya takut telat bekerja.
Lalu bagaimana apa bila kondisinya benar demikian?
Dilansir dari laman Kemenag, menunda mandi junub dan lebih mengutamakan aktivitas lainnya seperti memasak dan lain sebaginya, hukumnya diperbolehkan.
Tidak masalah bagi seseorang yang sedang junub melakukan aktivitas rumah tangga terlebih dahulu sebelum mandi junub, bisa dengan melakukan memasak, menyapu, mencuci dan aktivitas lainnya.
Dalil yang menjadi dasar kebolehan beraktivitas sebelum mandi junub adalah hadis riwayat Imam Al-Bukhari dari Abu Hurairah, dia berkisah:
لَقِيَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا جُنُبٌ، فَأَخَذَ بِيَدِي، فَمَشَيْتُ مَعَهُ حَتَّى قَعَدَ، فَانْسَلَلْتُ، فَأَتَيْتُ الرَّحْلَ، فَاغْتَسَلْتُ ثُمَّ جِئْتُ وَهُوَ قَاعِدٌ، فَقَالَ: أَيْنَ كُنْتَ يَا أَبَا هِرٍّ، فَقُلْتُ لَهُ، فَقَالَ: سُبْحَانَ اللَّهِ يَا أَبَا هِرٍّ إِنَّ المُؤْمِنَ لاَ يَنْجُسُ
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: