SPBU Putri Hijau dan Ketahun Buka Akses Penuh BBM Subsidi untuk Nelayan

SPBU Putri Hijau dan Ketahun Buka Akses Penuh BBM Subsidi untuk Nelayan

SPBU Putri Hijau dan Ketahun Buka Akses Penuh BBM Subsidi untuk Nelayan-Istimewa-

Pembelian Tetap Diawasi Ketat

RADARUTARA.ID - Ketersediaan dan akses pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi para nelayan di wilayah Kecamatan Putri Hijau dan Ketahun dipastikan berjalan lancar. 

Pihak manajemen SPBU menegaskan, hingga saat ini tidak ditemukan kendala serius bagi nelayan dalam mendapatkan BBM subsidi untuk kebutuhan operasional melaut.

Manager SPBU Putri Hijau, Nur Rahman, mengungkapkan bahwa pihaknya tetap memberikan akses penuh kepada para nelayan untuk memperoleh BBM subsidi, khususnya jenis pertalite yang selama ini menjadi kebutuhan utama mesin perahu nelayan di wilayah tersebut.

Meski demikian, Nur Rahman menegaskan, seluruh proses pembelian BBM subsidi tetap harus mengacu pada aturan yang berlaku. 

BACA JUGA:Distribusi BBM Lancar, Nelayan PIM Dilarang Pindahtangankan Barcode

Dimana setiap nelayan dibatasi maksimal membeli 20 liter BBM subsidi per hari sesuai ketentuan yang telah diatur dalam sistem kode QR.

“Untuk nelayan sejauh ini tidak ada kendala serius dalam pembelian BBM subsidi. 

Namun pembelian tetap mengikuti aturan yang berlaku melalui kode QR dengan batas maksimal 20 liter per hari,” ungkap Nur Rahman.

Ia menjelaskan, setiap nelayan yang ingin mengakses BBM subsidi wajib terdaftar resmi pada dinas teknis terkait. 

Dari pendataan tersebut, para nelayan kemudian difasilitasi kode QR sebagai syarat utama dalam pembelian BBM subsidi di SPBU.

BACA JUGA:Tangkap Mafia Jual Beli BBM Subsidi, Polda Bengkulu Amankan 4000 Liter Bio Solar

Selain pembelian secara pribadi, lanjut Nur Rahman, para nelayan juga diberikan kemudahan melalui sistem pembelian atas nama kelompok. 

Dalam mekanisme ini, pembelian BBM dapat diwakilkan oleh satu orang yang telah mendapatkan surat keputusan atau rekomendasi resmi dari dinas terkait.

Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan untuk mempermudah pelayanan kepada nelayan sehingga seluruh anggota kelompok tidak perlu datang langsung ke SPBU untuk membeli BBM subsidi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: