Beasiswa SDM Sawit Kembali Bergulir

Beasiswa SDM Sawit Kembali Bergulir

Sub Koordinator Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Khairani-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama Direktorat Jenderal (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) RI, kembali menggulirkan Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit Tahun 2026.

Demikian disampaikan Sub Koordinator Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Khairani, Kamis 7 Mei 2026.

Menurut Khairani, program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas SDM melalui sektor perkebunan kelapa sawit untuk tingkat pendidikan tinggi, baik jalur vokasi maupun akademik.

"Saat ini proses pembukaan pendaftaran tengah dipersiapkan, dan dalam waktu dekat segera diumumkan secara resmi," ungkap Khairani.

BACA JUGA:Beasiswa PIP, Sultan: Penerima di Bengkulu Kita Targetkan Bertambah

Khairani menjelaskan, beasiswa SDM sawit tahun 2026, proses pendaftarannya juga dilakukan secara online melalui website resmi program beasiswa tersebut.

"Tahun ini kuota penerimaan beasiswa SDM sawit meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu itu sekitar 3.000 kuota, namun tahun ini mencapai 4.000 kuota yang berlaku secara nasional," kata Khairani.

Program ini, lanjut Khairani, diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki keterkaitan, terutama dengan sektor perkebunan kelapa sawit.

"Ada beberapa jalur yang diutamakan. Diantaranya untuk anak pekebun kelapa sawit, karyawan perkebunan atau pabrik minyak kelapa sawit. Intinya anak yang orang tuanya memiliki keterkaitan dengan bidang kelapa sawit," ujar Khairani.

BACA JUGA:Animo Beasiswa SDM Sawit Meningkat, Siswa/i SMAN 15 BU Siap Ikut Seleksi 2026

Khairani menambahkan, untuk mendapatkan beasiswa ini juga terdapat ketentuan usia maksimal peserta yakni 23 tahun saat mendaftar. 

"Biaya pendidikan dalam program ini ditanggung penuh BPDPKS, yang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan lembaga pendidikan vokasi di Indonesia," tambah Khairani.

Lebih lanjut Khairani mengemukakan, beasiswa ini full ditanggung BPDPKS, baik biaya pendidikan maupun kebutuhan lainnya sesuai ketentuan program.

"Tahun sebelumnya tercatat sekitar 44 perguruan tinggi ikut menerima mahasiswa penerima beasiswa sawit. Namun lengkapnya bisa di lihat pada website penerimaan beasiswa sawit," singkat Khairani. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: