Camat Putri Hijau Ingatkan Operator Desa, Update Data Desil KPM
Camat Putri Hijau, K. Agus Mujahidin, S.Sos, M.Si-Dok. Radar Utara-
RADARUTARA.ID - Upaya memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran terus digaungkan pemerintah kecamatan.
Camat Putri Hijau, K. Agus Mujahidin, S.Sos, M.Si, mendorong seluruh desa di wilayahnya untuk aktif dan rutin memperbarui data penerima bansos.
Menurut Camat, peran operator desa sangat krusial dalam melakukan pembaruan data, khususnya dalam memantau status desil setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Status desil ini menjadi indikator utama dalam menentukan apakah seseorang masih berhak menerima bantuan atau tidak.
“Status desil menentukan kelayakan masyarakat untuk menerima bansos, baik itu program turunan seperti JKN PBI, PKH, BPNT, maupun bantuan pangan. Hanya masyarakat dengan desil I sampai V yang berhak menerima bantuan,” tegas Agus Mujahidin.
Ia menjelaskan bahwa data penerima bansos bersifat dinamis, sehingga pembaruan harus dilakukan secara berkala, minimal setiap bulan.
Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahan sasaran, baik masyarakat yang sudah mampu masih menerima bantuan, maupun warga kurang mampu yang belum terdata.
Selain itu, Camat juga menekankan bahwa proses pengusulan penerima bansos harus melalui mekanisme musyawarah desa.
Hasil musyawarah tersebut kemudian diinput melalui aplikasi SIKS-NG untuk selanjutnya diverifikasi oleh dinas terkait dan ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
“Perlu dipahami, desa hanya sebatas mengusulkan. Penetapan akhir tetap dilakukan oleh pemerintah pusat melalui proses verifikasi. Jadi mekanismenya harus benar dan transparan,” jelasnya.
Camat berharap, dengan pembaruan data yang rutin dan akurat, tidak ada lagi masyarakat kurang mampu yang terlewat dari program bantuan pemerintah.
Di sisi lain, ia juga mengimbau kepada masyarakat penerima bansos agar memiliki kesadaran sosial.
Bagi warga yang kondisi ekonominya sudah membaik, diharapkan dapat secara sukarela memberi ruang bagi warga lain yang lebih membutuhkan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bergotong royong. Jika sudah mampu, beri kesempatan kepada yang lebih membutuhkan agar bantuan bisa benar-benar tepat sasaran,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: