Selain Enggano, Pusat Bakal Kucurkan Rp60 Miliar Lewat Koperasi Nelayan Merah Putih
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara, Sugimin-Radar Utara / Abdul Gafur-
ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dikabarkan akan mengucurkan dana sebesar Rp60 miliar.
Untuk pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di tiga lokasi strategis di Kabupaten Bengkulu Utara, di luar kawasan Pulau Enggano.
Ketiga lokasi yang diusulkan tersebut adalah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Pasar Palik, Kecamatan Air Napal, Desa Pasar Sebelat, Kecamatan Putri Hijau serta Desa Serangai, Kecamatan Batiknau.
Masing-masing titik pembangunan koperasi diusulkan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp20 miliar.
BACA JUGA: Percepat Realisasi KNMP, Pemprov Bengkulu Siap Alihkan Aset di BU
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara, Sugimin, mengungkapkan bahwa usulan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih kini telah memasuki progres awal.
Hal ini ditandai dengan hibah lahan milik Pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur, satu hektare lahan provinsi di TPI Desa Pasar Palik, Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara.
"Usulan pembangunan saat ini memasuki progres awal, karena baru satu lahan milik Pemprov Bengkulu baru dihibahkan oleh Wakil Gubernur di TPI Desa Pasar Palik, Kecamatan Air Napal," ujar Sugimin, Minggu (3/5/2026).
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar program ini tidak berhenti hanya pada satu titik.
BACA JUGA:Dianggarkan 25 Miliar, Staf Ahli KKP Pastikan Pembangunan KNMP di Pulau Enggano
Pemerintah daerah terus mengupayakan pemerataan pembangunan sarana koperasi nelayan di sejumlah wilayah pesisir.
"Harapannya, pembangunan KNMP tidak hanya satu titik. Pada tahun 2026 kami usulkan tiga titik dengan total usulan anggaran Rp60 miliar," tegas Sugimin.
Dengan adanya koperasi ini, Pemkab Bengkulu Utara berharap para nelayan dapat memperoleh akses permodalan, tempat pelelangan yang lebih layak, serta rantai distribusi hasil laut yang lebih baik.
“Program ini menjadi salah satu prioritas dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan di Bengkulu Utara, di luar pengembangan yang sebelumnya difokuskan di wilayah Enggano,” imbuh Sugimin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: