Kemenag Mukomuko Apresiasi Gerakan Madrasah Bersedekah
Terlihat siswa Madrasah di Mukomuko saat menyerahkan bantuan untuk warga kurang mampu-Radar Utara/ Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko terus mendukung gerakan madrasah bersedekah yang digerakkan di lingkungan pendidikan. Program ini dinilai menjadi langkah nyata dalam menanamkan kepedulian sosial sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat kurang mampu.
Kepala Kemenag Mukomuko, H Widodo, SH.I, MAP menyampaikan bahwa gerakan tersebut bagian dari pendidikan karakter yang harus dibangun secara konsisten di madrasah. Ia menilai keterlibatan siswa dalam kegiatan berbagi menjadi indikator penting keberhasilan pendidikan yang tidak hanya berorientasi akademik.
“Gerakan madrasah bersedekah ini sangat positif. Siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga turun langsung membantu masyarakat,” tegasnya.
Salah satu implementasi program tersebut terlihat dari kegiatan yang dilakukan oleh MTsN 2 Mukomuko. Madrasah ini menyalurkan bantuan sembako kepada warga Desa Pernyah, Kecamatan Teramang Jaya, sebagai bagian dari program Madrasah berbagi.
BACA JUGA:Kemenag Mukomuko Giatkan Program ASRI, KUA dan Madrasah Diminta ikut Sukseskan
"Data yang kami miliki, ada sebanyak 18 paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Setiap paket berisi 10 kilogram beras dan mi instan yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," ujarnya.
Widodo menekankan, program seperti ini harus terus dikembangkan dan tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Ia meminta seluruh madrasah di bawah naungan Kemenag Mukomuko untuk ikut menggerakkan program serupa secara berkelanjutan.
Menurutnya, selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara madrasah dan lingkungan sekitar. Keberadaan madrasah harus memberi dampak langsung, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian.
"Kami akan terus mendorong gerakan madrasah bersedekah sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa, sekaligus memperluas peran madrasah dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: