IRT Nyemplung ke Sungai dari Jembatan Mumbang 2, Sorot Komitmen Pemkab
IRT Nyemplung ke Sungai dari Jembatan Mumbang 2, Sorot Komitmen Pemkab -Dok. Radar Utara-
RADARUTARA.ID - Seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Desa Karya Jaya mengalami kecelakaan tunggal setelah terjun ke sungai dari atas Jembatan Mumbang Dua, Desa Karya Jaya, Kecamatan Marga Sakti Sebelat (MSS), Kabupaten Bengkulu Utara, Senin 20 April 2026 pagi.
Peristiwa itu terjadi saat korban melintas menggunakan sepeda motor matic di atas jembatan tersebut.
Diduga, korban kehilangan kendali setelah berpapasan dengan sejumlah truk yang sama-sama melintasi jembatan sempit itu.
Kondisi jembatan yang terbatas membuat ruang gerak kendaraan menjadi sangat minim.
Selain faktor sempitnya badan jembatan, kecelakaan juga dipicu oleh tidak adanya pembatas pengaman yang layak.
Selama ini, warga dan pemerintah desa hanya menyiasati kondisi tersebut dengan memasang batang pohon pinang sebagai pengganti besi pengaman yang sudah lama rusak dan hilang.
Akibatnya, saat sepeda motor korban mendadak oleng, tidak ada pembatas kuat yang mampu menahan laju kendaraan, hingga korban bersama motornya terjun bebas ke sungai di bawah jembatan.
Kepala Desa Karya Jaya, Waskito, membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa insiden ini kembali menambah daftar panjang kecelakaan di Jembatan Mumbang Dua.
“Sudah sering terjadi kecelakaan di sini, baik tunggal maupun tabrakan. Kondisi jembatan memang sudah lama rusak dan sangat membahayakan,” ujar Waskito.
Ia berharap, rencana Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara untuk membangun kembali Jembatan Mumbang Dua pada tahun anggaran 2026 tidak lagi mengalami penundaan.
Menurutnya, kondisi jembatan saat ini sudah sangat mendesak untuk segera diperbaiki.
Waskito menegaskan, jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung antar desa dan kecamatan.
Sehingga keberadaannya sangat penting bagi aktivitas masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: