TNI Segera Eksekusi Rekonstruksi Jembatan Gantung Kualalangi

TNI Segera Eksekusi Rekonstruksi Jembatan Gantung Kualalangi

TNI dan warga kualalangi bersihkan lokasi jembatan-Radar Utara / Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Pemerintah Desa Kualalangi, Kecamatan Ketahun, bersama masyarakat melakukan percepatan pembersihan di lokasi jembatan gantung yang sempat putus akibat diterjang banjir beberapa tahun lalu.

 Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut rencana perbaikan ulang atau rekonstruksi jembatan yang akan dikerjakan oleh jajaran TNI AD.

Pembersihan lingkungan jembatan menjadi tahapan awal sebelum proses pembangunan fisik dimulai.

Sekaligus menyiapkan akses bagi tim teknis dan kontraktor yang akan kembali turun ke lapangan dalam waktu dekat.

BACA JUGA:Jembatan Gantung Penghubung Dua Dusun di Kualalangi Segera Direkonstruksi, TNI Turun Tangan

Penjabat (Pj) Kepala Desa Kualalangi, Eri Erianto, menjelaskan bahwa pembersihan lokasi dilakukan sesuai arahan dari pihak TNI AD bersama kontraktor yang sebelumnya telah melakukan peninjauan lapangan.

“Pembersihan lokasi sudah kami lakukan bersama masyarakat sesuai arahan dari pihak TNI dan kontraktor. 

Karena sejak jembatan ini putus, aksesnya tidak pernah lagi dilewati dan sudah dipenuhi semak belukar,” terang Eri.

Ia menyebut, fokus pembersihan saat ini terutama pada titik jembatan yang berada di Dusun II, dan kini kondisinya sudah bersih sehingga siap untuk tahapan pembangunan selanjutnya.

BACA JUGA:Groundbreaking Jembatan Perintis Garuda di Batik Nau, Bupati: TNI AD Hadir Untuk Rakyat

Menurut Eri, setelah pembersihan tuntas, dalam pekan ini tim dari jajaran TNI AD dijadwalkan kembali turun ke lokasi untuk memastikan kesiapan akhir sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.

“Rencananya minggu ini tim TNI akan turun lagi ke lokasi, dan pembangunan segera dilaksanakan,” ujarnya.

Sesuai rencana awal, program pembangunan yang menjadi fokus jajaran TNI AD tersebut ditargetkan untuk memulihkan kembali jembatan gantung seperti kondisi semula.

Namun seluruh struktur akan menggunakan material baru dan tidak memanfaatkan material lama yang sebelumnya rusak akibat banjir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: