Ini Penjelasan dalam Al Quran, Jika Seseorang Menabrak Kucing Sampai Mati
Ini Penjelasan dalam Al Quran, Jika Seseorang Menabrak Kucing Sampai Mati--
RADARUTARA.ID- Ketika mengendari kendaraan baik motor maupun mobil, terkadang tidak semulus yang diinginkan.
Terkadang di tengah jalan, pengendara bisa saja mengalami hal yang tak diduga seperti menabrak hewan yang secara tiba-tiba melintas di jalan raya.
Namun jika yang tertabrak adalah ayam, biasanya pengendara dan masyarakat tidak begitu mencemaskan.
Akan tetapi, jika yang tertabrak adalah kucing, maka banyak orang yang menafsirkannya sebagai sebuah kesialan.
Terkait menabrak kucing tidak sengaja di jalan raya sampai mati, ada dua hal yang perlu diperhatikan.
Baik itu hukum menabrak kucing dan jika konsekuensi atas tindakan yang sudah terjadi tersebut.
Katanya, kebanyakan pengendara menabrak dan melindas kucing dengan tidak sengaja yang menyebabkan luka bahkan sampai mati.
Terkait unsur tanpa kesengajaan, itu ia menilai bahwa pengendara tidak terkena dosa.
Hal ini didasari pada Al-Qur’an Surat Al-Ahdzab ayat 5 yang artinya: "Dan tidak ada dosa atasmu jika kamu khilaf tentang itu, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Selebihnya, konsekuensi tidak sengaja menabrak kucing tersebut, pengendara dianjurkan untuk mengubur korban kucing yang meninggal untuk menghindari bangkai kucing di tengah.
Hal ini penting karena bakteri dan bangkai kucing dapat mengganggu kesehatan.
Dijelaskan, bahwa Islam menolak suatu kejadian yang dikaitkan dengan kesialan.
Menabrak kucing maksudnya, bukan bagian dari sesuatu yang menyebabkan kesialan sehingga setelah terjadi kejadian tersebut.
Sehingga pengendara bisa langsung melanjutkan kegiatan sebagaimana niatnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: