Benarkah Fakta Jika Kopi Merupakan Senjata Baru Melawan Kanker?

Benarkah Fakta Jika Kopi Merupakan Senjata Baru Melawan Kanker?

Benarkah Fakta Jika Kopi Merupakan Senjata Baru Melawan Kanker?--

RADARUTARA.ID- Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa mengonsumsi kopi setiap hari dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam melawan kanker. Penelitian ini menyoroti potensi positif dari minuman yang sangat populer di seluruh dunia ini.

Dilansir dari CNBC Indonesia, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal "European Journal of Epidemiology" menemukan bahwa konsumsi kopi secara teratur dapat mengurangi risiko terkena kanker hati hingga 49%. Temuan ini didasarkan pada analisis terhadap data dari 26 penelitian sebelumnya yang melibatkan lebih dari 2,25 juta peserta.

Peneliti juga menemukan bahwa minum kopi dapat mengurangi risiko terkena kanker usus besar sebesar 15%, serta menurunkan risiko kanker perut dan rektum.

Meskipun demikian, peneliti menekankan bahwa lebih banyak penelitian masih diperlukan untuk memahami secara menyeluruh bagaimana kopi dapat memengaruhi resiko kanker, serta untuk memvalidasi temuan-temuan ini.

BACA JUGA:Publik Heran dan Soroti Penampilan Anisha Rosnah Istri Pangeran Mateen Saat Umrah

Dr. Susan Gapstur, wakil presiden untuk epidemiologi di American Cancer Society, menggarisbawahi pentingnya penelitian ini dalam memberikan wawasan tambahan tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi risiko kanker.

"Temuan ini menambah bukti bahwa mengonsumsi kopi mungkin terkait dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker," ujar Dr. Gapstur.

Meskipun demikian, Gapstur juga menambahkan bahwa konsumsi kopi tidak boleh dianggap sebagai pengganti gaya hidup sehat secara keseluruhan. Tetap menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, serta menghindari faktor risiko lainnya tetap menjadi langkah-langkah penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Studi ini menyediakan wawasan yang menarik dan mendorong untuk penelitian lebih lanjut tentang hubungan antara konsumsi kopi dan kesehatan manusia. Dengan begitu, diharapkan kita dapat memahami lebih baik potensi manfaat kesehatan dari minuman yang begitu banyak dikonsumsi ini.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: