TRCD Salurkan Logistik untuk Warga Gembung dan Pagardin

TRCD Salurkan Logistik untuk Warga Gembung dan Pagardin

Penyaluran bantuan untuk warga Desa Gembung terpaksa dilakukan dengan meniti jembatan putus--

ARGA MAKMUR RU.ID - Menindaklanjuti perintah dari Bupati Bengkulu Utara (BU) terkait peninjauan langsung jembatan gantung putus akibat bencana banjir di Desa Gembung Raya, Kecamatan Napal Putih dan jembatan rusak di Desa Pagardin Kecamatan Ulok Kupai, Tim Reaksi Cepat Daerah (TRCD) Kabupaten Bengkulu Utara telah melakukan asesmen di lapangan. 

Kondisi terakhir, 36 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Ddusun 3, Desa Gembung Raya masih terisolir, begitu juga dengan 400 KK di Desa Pagardin Kecamatan Ulok Kupai juga dalam kondisi terisolir.

"Tim sudah kita turunkan ke lokasi, untuk melakukan pemantauan dan proses evakuasi warga," jelas Kalaksa BPBD BU, Eka Hendriyadi, SH, MH melalui Kabid Kedaruratan, Erviana, SP saat dihubungi radarutara.id.

Sementara itu, bantuan logistik untuk warga yang terdampak banjir sudah disalurkan untuk 36 KK di Gembung Raya. Selanjutnya, TRCD juga tetap akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, berkaitan dengan kerusakan jembatan di dua desa tersebut, karena merupakan akses utama bagi warga di desa tersebut.

"Sesuai dengan arahan pimpinan, kita tetap akan berkoordinasi dan melakukan langkah percepatan penanganan bencana banjir ini," lanjutnya. 

Kronologis kejadian sendiri, dikarenakan curah hujan yang tinggi selama 2 hari menyebabkan air sungai meluap, sehingga menyebabkan 2 unit jembatan yang berada di Desa Gembung Raya terputus. Yakni, 1 unit jembatan gantung sepanjang 20 meter dan 1 unit jembatan papan sepanjang 4 meter putus dan hanyut terbawa arus sungai. Sementara 1 unit jembatan  di Desa Pagardin di dusun 1 yang sempat rusak karena banjir pada 30 Agustus 2022 lalu, kembali alami kerusakan yang lebih parah akibat curah hujan tinggi dan jembatan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua. *

Sumber: