BPKP Provinsi Turun ke Desa

PENARIK RU - Kepala Desa Maju Makmur Kecamatan Penarik, Heris Triyanto beserta perangkat, mengapresiasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu. Atas binaan BPKP Provinsi yang datang ke desanya untuk melakukan pembinaan administrasi dalam penggunaan Dana Desa (DD). Kades, Heris Triyanto mengungkapkan, adanya pemeriksaan BPKP dari Provinsi yang didampingi oleh Inspetorat Kabupaten Mukomuko dan Pemerintahan Kecamatan penarik, Desa Maju Makmur merasa bangga dan terhormat. \"Dengan pemeriksaan BPKP ini, Pemdes akan berupaya untuk lebih baik lagi dalam meningkatkan kualitas seluruh aspek tata kelola pemerintahan mulai dari administrasi maupun fisik,\" ujar Heris. Lanjut Heris, pihaknya terus melanjutkan dan meningkatkan kerjasama bersama BPKP. Hal ini dilaksanakan karena pihaknya membutuhkan bimbingan dan supervisi dalam rangka meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik. \"Kami akan selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas tata kelola yang baik,\" sampai Heris. (oye)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber:
- Share:
- 1 Resep Maksuba, Kue Basah Bangsawan Khas Palembang yang Setidaknya Harus Kamu Buat Sekali Seumur Hidup
- 2 Ikuti Retreat, Bupati Bengkulu Utara Ceritakan Kegiatan Selama di Akmil Magelang
- 3 Sempat Dilaporkan Hilang, Polisi Ungkap Rahma Wati Kabur dari Rumah
- 4 Harganya Sama Sama Mahal, Ini 3 Perbedaan Kue Lapis Legit dan Maksuba
- 5 Dinilai Memberatkan, Bupati Bengkulu Utara Larang Sekolah Gelar Perpisahan Siswa
- 1 Resep Maksuba, Kue Basah Bangsawan Khas Palembang yang Setidaknya Harus Kamu Buat Sekali Seumur Hidup
- 2 Ikuti Retreat, Bupati Bengkulu Utara Ceritakan Kegiatan Selama di Akmil Magelang
- 3 Sempat Dilaporkan Hilang, Polisi Ungkap Rahma Wati Kabur dari Rumah
- 4 Harganya Sama Sama Mahal, Ini 3 Perbedaan Kue Lapis Legit dan Maksuba
- 5 Dinilai Memberatkan, Bupati Bengkulu Utara Larang Sekolah Gelar Perpisahan Siswa