Pemkab Matangkan Persiapan Gebyar UMKM di Mukomuko

Pemkab Matangkan Persiapan Gebyar UMKM di Mukomuko

Kepala Disperindag Mukomuko, Safriadi, SH-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Mukomuko mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Gebyar UMKM dan pasar murah yang direncanakan digelar selama September 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di lapangan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Mukomuko.

Kegiatan ini disiapkan bukan sekadar untuk meramaikan aktivitas perdagangan, tetapi diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memasarkan produknya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Mukomuko, Safriadi, SH, mengatakan persiapan kegiatan terus dilakukan agar pelaksanaan Gebyar UMKM dan pasar murah dapat berjalan dengan baik selama September mendatang.

Menurutnya, keberadaan pasar murah menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Pemerintah daerah ingin membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama ketika harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan di pasaran.

BACA JUGA:Tekan Harga dan Angkat UMKM, Pasar Murah 10 Hari Siap Digelar di Mukomuko

“Persiapannya sedang kita matangkan. Kegiatan ini nantinya tidak hanya menampilkan UMKM, tetapi juga ada pasar murah yang ditujukan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaku UMKM nantinya akan mendapatkan ruang untuk memperkenalkan sekaligus menjual berbagai produk usaha mereka kepada masyarakat. Dengan begitu, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi lokal dan memberikan pasar yang lebih luas bagi produk UMKM Mukomuko.

Di sisi lain, pasar murah diharapkan dapat menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat. Harga sejumlah kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan tersebut diupayakan lebih terjangkau sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan beban pengeluaran yang lebih ringan.

Pihaknya menilai kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara konsisten karena memiliki dua sasaran sekaligus, yakni memperkuat pelaku UMKM dan membantu masyarakat menghadapi perkembangan harga kebutuhan pokok.

Safriadi menegaskan, teknis pelaksanaan maupun persiapan lainnya masih terus dibahas. Pemerintah daerah akan memastikan kegiatan yang berlangsung selama September tersebut benar-benar memberikan manfaat dan tidak berhenti pada kegiatan perdagangan semata.

BACA JUGA:Tekan Harga dan Angkat UMKM, Pasar Murah 10 Hari Siap Digelar di Mukomuko

Dengan dipusatkannya kegiatan di kawasan kompleks perkantoran, pemerintah berharap Gebyar UMKM dan pasar murah dapat menjadi titik temu antara pelaku usaha, masyarakat dan pemerintah dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah.

“Harapannya, UMKM bisa semakin berkembang dan masyarakat juga terbantu dengan adanya pasar murah,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: