Rekam Biometrik Haji Dipermudah, Jemaah Mukomuko Tak Perlu ke Bengkulu
Terlihat calon jemaah haji asal Mukomuko saat mengikuti perekaman biometrik-Radar Utara/ Wahyudi -
"Pelaksanaan rekam biometrik di daerah menjadi bukti bahwa sistem pelayanan haji mulai bergerak ke arah yang lebih adaptif dan responsif. Digitalisasi melalui SISKOHAT tidak hanya berhenti pada sistem, tetapi juga diikuti dengan pendekatan pelayanan langsung yang menjangkau masyarakat," jelasnya.
Ke depan, pola layanan seperti ini dinilai perlu dijadikan standar, khususnya untuk wilayah yang memiliki akses geografis terbatas.
Dengan demikian, tidak ada lagi jemaah yang tertunda prosesnya hanya karena kendala jarak dan waktu.
Dan langkah yang diambil Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mukomuko ini sekaligus menjadi sinyal bahwa reformasi pelayanan publik di sektor haji mulai berjalan dengan baik di daerah.
BACA JUGA:Kemenhaj Mukomuko Minta Pembimbing Haji Siap Edukasi, Dampingi, dan Bela Jemaah
"Ini bukan wacana, tetapi langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Yang pasti kami ingin memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jemaah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: