Isu Penghematan Energi Belum Berdampak Serius terhadap Kuota LPG di Pangkalan
Ilustrasi pangkalan LPG--
KETRINA,RADARUTARA.ID- Di tengah gencarnya ajakan pemerintah kepada masyarakat untuk melakukan penghematan energi, khususnya melalui penggunaan gas LPG.
Sejumlah pangkalan LPG di beberapa kecamatan memastikan bahwa hingga saat ini belum ada dampak signifikan terhadap pengurangan kuota suplai.
Hal tersebut disampaikan oleh para pemilik pangkalan LPG di wilayah Kecamatan Ketahun dan Kecamatan Marga Sakti Sebelat (MSS).
Mereka mengaku bahwa pasokan LPG yang diterima masih berjalan normal dan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh pihak terkait.
Salah satu pemilik pangkalan di Kecamatan Marga Sakti Sebelat (MSS) menyebutkan bahwa hingga akhir Maret 2026 ini, distribusi LPG tidak mengalami kendala berarti.
“Sejauh ini suplai masih lancar, belum ada pengurangan kuota. Kami masih menerima sesuai jatah seperti biasanya,” ujarnya kepada Radar Utara Jumat, 27 Maret 2026.
Hal serupa juga diungkapkan pangkalan LPG di Kecamatan Ketahun.
Mereka memastikan bahwa stok LPG, baik subsidi maupun nonsubsidi, masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Meski demikian, para pangkalan tetap menegaskan bahwa penyaluran LPG, khususnya jenis subsidi, dilakukan secara selektif dan mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Hal ini dilakukan guna memastikan distribusi tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan.
“Kami tetap mengikuti aturan, terutama untuk LPG subsidi. Penyaluran disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang memang berhak,” tambahnya.
Dengan kondisi suplai yang masih stabil, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menggunakan energi serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Pemerintah juga terus mendorong kesadaran kolektif dalam menjaga ketersediaan energi, agar distribusi tetap merata dan berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: