Pemkab Bengkulu Utara Raih Penghargaan UHC 2026. Bupati: Bukti Program Jaminan Kesehatan Ringankan Beban Warga

Pemkab Bengkulu Utara Raih Penghargaan UHC 2026. Bupati: Bukti Program Jaminan Kesehatan Ringankan Beban Warga

Bupati Kabupaten Bengkulu Utara menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026--

JAKARTA - Kabupaten Bengkulu Utara menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 atas capaian cakupan kepesertaan jaminan kesehatan yang melebihi 100 persen dari total penduduk. 

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PMK) RI, Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, kepada Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.Ap, dalam acara penganugerahan di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1/2026).

Data per 1 Januari 2026 menunjukkan, cakupan kepesertaan jaminan kesehatan di Bengkulu Utara mencapai 313.142 jiwa, melebihi jumlah penduduk semester I tahun 2025 yang sebesar 311.936 jiwa. Capaian ini setara dengan 100,39% dan menempatkan Bengkulu Utara dalam kategori Universal Health Coverage (UHC).

Dalam pernyataannya usai menerima penghargaan, Bupati Arie Septia Adinata mengucapkan syukur. 

Bahwa, penghargaan ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam menjalankan program pemerintah dalam hal pelayanan kesehatan.

"Alhamdulillah, Bengkulu Utara mendapat Penghargaan UHC 2026. Ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam memberikan jaminan perlindungan kesehatan serta mengurangi beban masyarakat," ujarnya.

Ia menekankan bahwa akses layanan kesehatan yang komprehensif merupakan prioritas utama pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendaftaran aktif peserta jaminan kesehatan,” tambahnya.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Faizal Hadi S.KM M.Si, saat dikonfirmasi saat mendampingi Bupati Bengkulu Utara, pihaknya menjelaskan, Dinas Kesehatan merupakan instansi daerah yang saat ini menjadi tolak ukur masyarakat dalam pelayanan kesehatan.

"Sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Utara, pelayanan kesehatan merupakan salah satu program penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat."

Faizal kemudian memaparkan data keaktifan peserta per 31 Desember 2025 yang mencapai 262.614 jiwa atau 84,19%. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60.486 jiwa (19,4%) didaftarkan aktif melalui anggaran APBD Kabupaten. Sementara, 127.613 jiwa (40,91%) merupakan peserta aktif yang terdaftar melalui Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN.

Penghargaan UHC 2026 ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kinerja pemerintah daerah, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus memperkuat dan memperluas akses layanan kesehatan berkualitas bagi seluruh masyarakat Bengkulu Utara.

"Sinergi antara pendanaan APBD dan APBN ini menjadi kunci keberhasilan kami mencapai cakupan semesta dan memperkuat sistem kesehatan di tingkat daerah," demikian Faizal. (adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: