Mitigasi Bencana, Bengkulu Butuh Penguatan Logistik

Minggu 08-11-2026,06:15 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

Gubernur Helmi: Juga Pusdalops PB Berbasis AI

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Sebagai salah satu daerah rawan bencana di Indonesia, Provinsi Bengkulu masih sangat membutuhkan penguatan logistik.

Demikian disampaikan Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE yang sebelumya bersama Kepala Daerah (Kada) se-Provinsi Bengkulu melakukan pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI).

"Bukan hanya penguatan logistik, kita juga membutuhkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalobs PB) berbasis Artificial Intelligence (AI)," ungkap Helmi.

Menurut Helmi, kebutuhan itu tentunya tak lepas dari upaya penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Temui Kepala BNPB RI, Bupati Bengkulu Utara Ajukan Bantuan Sarpras Kebencanaan

"Penanggulangan bencana harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan sejak dini," tegas Helmi.

Disisi lain, Helmi mengemukakan, dalam pertemuan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui BPBD menyampaikan sejumlah usulan kebutuhan strategis.

"Usulan itu bertujuan untuk untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di daerah kita. Diantaranya kebutuhan logistik, kita mengusulkan penyediaan paket pangan berupa makanan siap saji dan berbagai kebutuhan lainnya," ujar Helmi.

Selain itu, lanjut Helmi, dari aspek peralatan, Pemprov Bengkulu mengusulkan pengadaan kendaraan penanggulangan bencana. Seperti mobil rescue, mobil toilet portabel, mobil dapur umum, motor trail dan kendaraan pendukung lainnya.

BACA JUGA:BPBD Mukomuko Minta Warga Siaga Bencana Selama Musim Hujan

"Lalu kebutuhan tenda untuk posko, posko komando dan pengungsian juga menjadi bagian dari usulan yang disampaikan kepada BNPB," papar Helmi.

Helmi menambahkan, tak hanya kebutuhan logistik dan peralatan, BPBD Provinsi Bengkulu juga mengusulkan pembangunan Pusdalops PB berbasis teknologi AI, karen Bengkulu belum memiliki fasilitas tersebut.

"Pusdalops PB kita harapkan menjadi pusat data dan informasi kebencanaan yang mampu mendukung pemantauan, koordinasi serta pengambilan keputusan secara lebih cepat dan terintegrasi," tambah Helmi.

Sementara itu, Kepala BNPB RI, Letjen TNI. Kristomei Sianturi menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Pemprov Bengkulu bersama seluruh Kada kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:BPBD Pacu Ketangguhan Desa Hadapi Ancaman Bencana

Kategori :