BPBD Pacu Ketangguhan Desa Hadapi Ancaman Bencana

Kamis 05-11-2026,06:00 WIB
Reporter : Wahyudi
Editor : Ependi Harian

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko terus mendorong agar semakin banyak desa di daerah ini ditetapkan sebagai Desa Tangguh Bencana.

Langkah tersebut dinilai penting, terutama bagi desa-desa yang berada di sepanjang pesisir pantai serta wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir dan tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko, Ir. Ruri Irwandi, ST, MT, mengatakan keberadaan Desa Tangguh Bencana bukan sekadar status bagi sebuah desa.

Program tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.

BACA JUGA:BPBD Siapkan Penambahan Desa Tangguh Bencana di 2027

Menurutnya, masyarakat yang berada di daerah rawan bencana harus memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman di wilayahnya, mengurangi risiko, serta mengambil langkah cepat ketika bencana terjadi.

"Desa Tangguh Bencana ini penting karena masyarakat menjadi bagian terdepan dalam menghadapi bencana. Mereka harus memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan untuk melakukan tindakan awal sebelum bantuan dari luar datang," ujar Ruri.

Ia menjelaskan, pembentukan Desa Tangguh Bencana bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.

Dengan adanya desa tangguh, masyarakat diharapkan tidak hanya bergantung kepada pemerintah ketika bencana terjadi.

BACA JUGA:Perkuat Kolaborasi dan Mitigasi Bencana

Desa didorong memiliki pengetahuan, organisasi, perencanaan serta kemampuan melakukan langkah-langkah penyelamatan secara mandiri.

"Intinya bagaimana masyarakat memiliki ketangguhan. Ketika terjadi bencana, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan, siapa yang harus bergerak dan bagaimana menyelamatkan diri maupun lingkungan," jelasnya.

Saat ini, kata Ruri, di Kabupaten Mukomuko baru tercatat sebanyak 13 desa yang telah menjadi Desa Tangguh Bencana.

Jumlah tersebut dinilai masih perlu ditambah mengingat kondisi geografis Mukomuko yang memiliki kawasan pesisir cukup panjang serta sejumlah wilayah yang rawan banjir dan tanah longsor.

Namun, upaya memperluas pembentukan desa tangguh tersebut masih menghadapi kendala keterbatasan anggaran.

Kategori :