MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Ikon baru bakal menghiasi pusat Kota Mukomuko. Pemerintah Kabupaten Mukomuko memastikan pembangunan tugu berbentuk buah kelapa sawit di kawasan bundaran kota mulai direalisasikan. Material dan kebutuhan pembangunan ditargetkan mulai tiba di Mukomuko pada November mendatang.
Kehadiran tugu tersebut tidak hanya diarahkan sebagai pelengkap wajah perkotaan. Pemerintah ingin menjadikan monumen sawit sebagai penanda identitas daerah yang selama ini memiliki kekuatan ekonomi besar dari sektor perkebunan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Ir. Apriansyah, ST, MT, mengatakan persiapan pembangunan terus dilakukan. Pekerjaan ditargetkan berjalan sesuai tahapan sehingga keberadaan ikon baru tersebut dapat segera terwujud.
Menurut Apriansyah, pemilihan buah sawit sebagai bentuk utama monumen bukan tanpa alasan. Komoditas tersebut menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat Mukomuko. Aktivitas perkebunan sawit juga memiliki kaitan langsung dengan perputaran ekonomi masyarakat di berbagai sektor.
“Konsepnya mengambil bentuk buah sawit karena ini merupakan salah satu potensi daerah dan sumber penghasilan masyarakat. Sawit juga menjadi salah satu penopang perekonomian Mukomuko,” katanya.
BACA JUGA:Tugu Sawit di Bundaran Kota Bakal Jadi Ikon Baru Mukomuko
Secara desain, tugu tersebut akan menampilkan bentuk buah sawit yang dipadukan dengan elemen api dan ornamen daun sawit. Konsep itu diharapkan memberikan tampilan yang khas sehingga mudah dikenali dan menjadi ciri tersendiri bagi kawasan pusat kota.
Tidak hanya menjadi penghias bundaran, monumen tersebut juga diharapkan memiliki pesan tentang kekuatan ekonomi daerah. Sawit selama ini tidak sekadar menghasilkan tandan buah segar, tetapi turut menggerakkan perdagangan, jasa, transportasi dan berbagai usaha masyarakat.
Dengan posisi berada di kawasan pusat kota, tugu sawit nantinya juga diharapkan menjadi salah satu landmark Kabupaten Mukomuko. Keberadaannya dapat menjadi penanda ketika masyarakat maupun pendatang memasuki kawasan perkotaan.
Apriansyah menegaskan pembangunan monumen tersebut diharapkan tidak berhenti pada nilai estetika. Lebih jauh, tugu itu diharapkan mampu membawa pesan tentang potensi daerah sekaligus menjadi bagian dari wajah baru pusat Kota Mukomuko.
BACA JUGA:Tugu Sawit di Bundaran Kota Bakal Jadi Ikon Baru Mukomuko
“Harapan kita pembangunan berjalan sesuai rencana. Dengan adanya ikon ini, kawasan bundaran kota memiliki wajah baru sekaligus menjadi salah satu penanda Kabupaten Mukomuko,” pungkasnya.