64 Orang di Kota Bengkulu Terkonfirmasi HIV

Kamis 01-10-2026,09:15 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Sepanjang tahun 2026 ini, sebanyak 64 orang di Kota Bengkulu terkonfirmasi positif terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Ini berdasarkan hasil skrining dan pemeriksaan kesehatan, yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu bersama mitra terkait secara masif.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bengkulu, Nelli Hartati mengatakan, dengan tambahan 64 orang tersebut, maka sejak tahun 2001 hingga 2026, total infeksi HIV di Kota Bengkulu mencapai 1.267 kasus.

"Angka ini diprediksi masih berpotensi bertambah. Karena masih banyak warga yang belum mengetahui status kesehatannya akibat enggan atau belum pernah melakukan tes mandiri," ungkap Nelli.

BACA JUGA:Lepas dari Pengawasan, 2 Pasien HIV Jadi Ancaman Serius di Mukomuko

Sementara, lanjut Nelli, sebagian warga lagi lebih memilih menghindari pemeriksaan, lantaran khawatir terhadap stigma sosial di tengah masyarakat.

"Meskipun demikian kita terus berupaya menekan laju penyebaran infeksi HIV ini. Diantaranya dengan memperluas cakupan deteksi dini, melalui program skrining secara berkala," kata Nelli.

Menurut Nelli, dalam skrining ini sasaran utama fokus kepada kelompok warga yang memiliki kerentanan, atau risiko tinggi tertular HIV.

"Pelayanan tes ini dapat diakses melalui fasilitas pelayanan kesehatan resmi, maupun lewat kegiatan penjangkauan langsung di lapangan. Makanya skrining ini terus kita gencarkan di tengah-tengah warga," tegas Nelli.

Nelli menambahkan, deteksi dini merupakan pilar utama dalam strategi pengendalian HIV. Selain berfungsi untuk memutus mata rantai penularan lebih luas, pemeriksaan sejak awal memberikan peluang medis yang lebih baik bagi yang terinfeksi.

BACA JUGA:HIV/AIDS Renggut 4 Nyawa di Mukomuko, 2 Pasien Hilang

"Sehingga mereka dapat menjalani pengobatan antiretroviral (ARV) guna mempertahankan kualitas hidup," tambah Nelli.

Lebih lanjut Nelli menyampaikan, dalam kesempatan ini pihaknya menghimbau warga agar tidak tertular HIV, dengan menghindari praktik hubungan seksual secara bebas dan berganti pasangan, serta hubungan sejenis.

"Hindari penggunaan jarum suntik bersama, serta menjaga gaya hidup sehat," demikian Nelli.

Kategori :