Abrasi Terus Menggerus Daratan, DPRD Desak Pemerintah Siapkan Penanganan Permanen

Senin 20-07-2026,06:30 WIB
Reporter : Sigit Haryanto
Editor : Ependi Harian

Rizal Sitorus: Perhatikan Nasib Masyarakat Terdampak! 

RADARUTARA.ID - Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Pantai Putri Hijau hingga Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, dinilai semakin mengkhawatirkan. 

Selain mengancam berbagai fasilitas umum, abrasi juga mulai berdampak terhadap pemukiman warga yang berada di sepanjang garis pantai.

Menyikapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Bengkulu Utara Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Ir Rizal Sitorus, meminta pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait.

Baik di tingkat kabupaten maupun Pemerintah Provinsi Bengkulu, untuk memperkuat langkah mitigasi bencana secara menyeluruh.

BACA JUGA:Abrasi Pesisir Diusulkan Masuk Kerangka Risiko Bencana, Berharap Penanganan Konkret

Menurut Rizal, penanganan abrasi tidak boleh hanya difokuskan pada upaya perbaikan fasilitas umum yang mengalami kerusakan. 

Pemerintah juga harus memberikan perhatian serius terhadap masyarakat yang kehilangan rumah maupun tempat tinggal akibat terjangan abrasi.


--

“Mitigasi harus dilakukan secara komprehensif. Jangan hanya ketika jalan, bangunan atau fasilitas umum rusak baru ditangani. 

Masyarakat yang rumahnya hilang karena abrasi juga harus menjadi prioritas perhatian pemerintah,” tegas Rizal.

BACA JUGA:Penanganan Abrasi di Wilayah Pesisir Bengkulu Harus Jadi Prioritas

Anggota Komisi III DPRD Bengkulu Utara itu menilai, selama ini penanganan dampak abrasi masih cenderung berorientasi pada penyelamatan infrastruktur milik pemerintah. 

Sementara warga yang terdampak langsung justru belum memperoleh perhatian maksimal, terutama terkait kepastian tempat tinggal setelah rumah mereka rusak atau hilang akibat abrasi.

Karena itu, Rizal mendorong dinas teknis, agar tidak hanya melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan abrasi di wilayah pesisir Putri Hijau hingga Ketahun.

Tetapi juga menyiapkan skema penanggulangan yang jelas bagi masyarakat yang berpotensi maupun telah kehilangan tempat tinggal.

Kategori :