RADARUTARA.ID - Memasuki masa libur sekolah tahun ajaran 2025/2026, pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para pelajar dipastikan berhenti sementara.
Penghentian distribusi tersebut dilakukan karena pelaksanaan program MBG menyesuaikan dengan jadwal kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Kepala SPPG Korwil Putri Hijau, Yosep, membenarkan bahwa selama sekolah menjalani masa libur, dapur MBG tidak lagi menyalurkan makanan kepada para siswa.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari ketentuan pelaksanaan program yang telah ditetapkan sejak awal.
BACA JUGA:Camat Marga Sakti Sebelat Minta Dapur MBG Libatkan UMKM Lokal dan Laporan Berkala
Menurut Yosep, sasaran utama program MBG adalah peserta didik yang sedang mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Karena itu, ketika aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara akibat libur semester maupun libur panjang lainnya.maka pendistribusian makanan bergizi juga secara otomatis ikut dihentikan.
“Pendistribusian program MBG kepada pelajar menyesuaikan dengan jadwal sekolah.
Apabila sekolah libur, maka pendistribusian MBG ke sekolah juga libur,” ujar Yosep.
Ia menjelaskan, selama masa libur sekolah tidak ada skema pendistribusian pengganti yang dilakukan oleh pihak dapur.
BACA JUGA:3 Bulan Disuspend, Dapur MBG Air Tenang Mati Suri
Termasuk diantaranya penyaluran dalam bentuk makanan kering atau paket bahan makanan yang dibawa pulang oleh siswa.
Dengan demikian, seluruh sekolah yang menjadi penerima manfaat program MBG di wilayah kerja SPPG Korwil Putri Hijau tidak akan menerima distribusi makanan selama kegiatan belajar mengajar belum kembali berlangsung.
“Tidak ada pendistribusian dalam bentuk makanan kering.
Jadi, ketika sekolah libur, program MBG memang benar-benar berhenti sementara hingga kegiatan sekolah kembali aktif,” tegasnya.