RADARUTARA.ID - Salah satu petuah yang seringkali dikatakan oleh setiap orang adalah “Jangan lupa untuk menjaga kesehatan”.
Sepele, namun kata-kata tersebut tak bisa kita pungkiri bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang sangat penting.
Salah satunya tentang bahaya ngorok atau mendengkur yang bisa menyebabkan sleep apnea hingga kematian mendadak.
Salah satu faktor terjadinya mengorok adalah karena kondisi tubuh yang melemah alias sedang Lelah dan kemudian tertidur lelap.
Sleep apnea adalah gangguan pernafasan yang terjadi saat tidur. Hal ini akan terjadi ketika saluran udara atas terhalang sebagian atau seluruhnya, yang mengakibatkan nafas berhenti berulang kali selama tidur.
Sleep apnea erat kaitannya dengan ngorok atau mendengkur. Alasannya karena ngorok merupakan tanda umum dari sleep apnea.
Gelaja umum Sleep Apnea
1. Nafas berhenti
Nafas berhenti saat sedang tidur, durasinya singkat, hanya beberapa detik namun terjadi berulang ulang.
Hal ini tentu saja tidak disadari oleh penderitanya karena dalam keadaan lelap.
Tapi hal ini tentu sangat berbayaha, tidak ada udara keluar masuk bisa membahayakan nyawa.
2. Sakit kepala setelah bangun tidur
Kurangnya asupan oksigen setelah semalaman nafas tak teratur, menyebabkan rasa sakit kepala yang cukup berkepanjangan bagi pengidap Sleep apnea.
3. Kantuk pada siang hari
Nafas yang terhenti pada saat tidur, berarti penderitanya sedang mengalami gangguan tidur. Hal ini berpengaruh akan aktivitas yang dilakukan pada pagi hari. Penderita akan merasakan kantuk berlebih.