Situasi ini tidak jarang berdampak pada terhambatnya aktivitas ekonomi warga.
Karena itu, kehadiran program karya bakti dari TNI AD bersama Pemda Bengkulu Utara dinilai menjadi solusi nyata yang sangat dibutuhkan masyarakat Dusun KM 40.
“Dengan adanya pengerasan jalan dan pembangunan plat deker, akses mobilitas warga diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan mampu bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama,” imbuh Danramil.
BACA JUGA:Permukiman Warga KM 40 Terjepit Kawasan Hutan, Kecamatan Kebut Pemetaan
Lanjut Danramil, program ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dan kawasan yang masih membutuhkan perhatian khusus.
Selain memperkuat konektivitas wilayah, pembangunan jalan juga diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan dan pertanian.
“Dengan dimulainya program Karya Bakti TNI TA 2026 ini, Dusun KM 40 diharapkan dapat memiliki akses jalan yang lebih representatif, sehingga mampu membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.Sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Napal Putih,” demikian Danramil.