Warga Mukomuko Diminta Waspadai Penyakit Pasca Banjir

Rabu 08-04-2026,09:45 WIB
Reporter : Wahyudi
Editor : Ependi Harian

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Ancaman penyakit pascabanjir mulai menjadi perhatian serius. Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko mengingatkan masyarakat, khususnya warga yang terdampak banjir, agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan setelah air surut.

Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, MSi menegaskan, banjir berpotensi memicu berbagai penyakit, terutama yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan kualitas air. Penyakit kulit seperti gatal-gatal, infeksi, hingga gangguan saluran pencernaan menjadi risiko yang paling sering muncul.

Menurutnya, kondisi air banjir yang kotor dan bercampur limbah menjadi sumber penyebaran bakteri dan kuman. Kontak langsung dengan air tersebut, apalagi dalam waktu lama, dapat memicu gangguan kesehatan pada masyarakat.

“Warga yang terdampak banjir harus waspada. Jika mengalami gejala seperti gatal-gatal, diare, demam, atau keluhan kesehatan lainnya, segera periksa ke puskesmas terdekat,” pesannya.

BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir, Warga Mukomuko Diminta Siaga Penuh

Ia menekankan, penanganan dini sangat penting untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius. Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan diri dan lingkungan, termasuk menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Pihaknya juga mengingatkan warga agar tidak menunda pengobatan dengan alasan sepele. Pasalnya, penyakit yang muncul pascabanjir seringkali berkembang cepat jika tidak segera ditangani.

“Jangan tunggu parah. Begitu ada gejala, langsung berobat. Fasilitas kesehatan sudah siap melayani masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit lain seperti demam berdarah dan leptospirosis yang juga kerap muncul setelah banjir.

Ia memastikan puskesmas di wilayah terdampak tetap siaga untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko kejadian luar biasa (KLB) penyakit pascabanjir.

BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir, Warga Mukomuko Diminta Siaga Penuh

"Peringatan ini menjadi penting, mengingat kondisi lingkungan pascabanjir yang belum sepenuhnya bersih berpotensi menjadi sumber penularan penyakit jika tidak diantisipasi sejak dini," pungkasnya.

Kategori :