RADARUTARA.ID - Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Markas Batalyon TP 847/Vahakah Samruddhi (VS) di Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Kamis 2 April 2026.
Hingga saat ini, agenda resmi kunjungan tersebut masih dalam tahap finalisasi, namun informasi sementara menyebutkan Menhan akan meninjau progres pembangunan batalyon yang menjadi bagian penguatan sistem pertahanan nasional.
Pola kunjungan seperti ini sejalan dengan agenda Menhan di sejumlah batalyon tempur prioritas di daerah lain.
Informasi yang dihimpun Radar Utara pada Selasa, 31 Maret 2026, menyebutkan kunjungan Menhan RI tersebut berkaitan dengan peninjauan langsung progres pembangunan Batalyon TP 847/VS di Ketahun.
Kepada Radar Utara, Camat Ketahun, Nasri, S.Pd, membenarkan adanya rencana kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI ke markas batalyon tersebut.
Menurut Camat, awalnya kunjungan Menhan dijadwalkan berlangsung pada Rabu 1 April 2026, namun secara mendadak mengalami perubahan jadwal dan diundur menjadi Kamis 2 April 2026.
“Benar, ada agenda kunjungan kerja Menhan RI ke Batalyon TP 847/VS. Awalnya dijadwalkan Rabu, namun diundur menjadi Kamis. Untuk agenda spesifiknya kami masih terus berkoordinasi,” ujar Nasri.
Secara rinci, pihak kecamatan belum mengetahui secara pasti rundown resmi kunjungan tersebut.
Namun berdasarkan informasi sementara yang diterima, kunjungan Menhan RI diarahkan untuk melihat perkembangan pembangunan batalyon yang menjadi bagian dari program khusus pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan dalam memperkuat sistem pertahanan negara melalui penambahan kekuatan batalyon di berbagai daerah.
Program pembangunan batalyon teritorial ini memang tengah menjadi fokus Kemhan di sejumlah wilayah Indonesia.
Nasri mengaku hingga Selasa masih terus melakukan koordinasi dengan pihak Batalyon TP 847/VS guna memastikan kesiapan agenda kunjungan Menhan tersebut.
Terpisah, Danyon Infanteri TP 847/VS Letkol Inf Joko Legowo, S.IP., M.Tr.Opsla, melalui Pasintel Letda Czi M. Fadli, turut membenarkan adanya rencana kunjungan Menteri Pertahanan RI ke satuannya.
Namun demikian, pihak batalyon belum dapat menjelaskan secara rinci mengenai rundown kegiatan karena masih dilakukan koordinasi intensif dengan tim dari Kementerian Pertahanan RI.
“Untuk rundown kegiatan masih terus kami koordinasikan dengan tim Kemenhan,” singkat Pasintel.