Hingga H+7 Idul Fitri, Belasan Tempat Tinggal dan Lapak Pedagang Terbakar

Minggu 29-03-2026,07:02 WIB
Reporter : Wahyudi Ndut
Editor : Septi Maimuna

BENGKULUUTARA,RADARUTARA.ID - Dibalik semarknya nuansa hari raya Idul Fitri tahun 2026, terdapat musibah kebakaran secara beruntun yang dialami oleh masyarakat di 2 Kecamatan di Bengkulu Utara. 

Kebakaran pertama di alami oleh salah satu warga di Kota Arga makmur, Andriandi (40 tahun) yang merupakan warga perumahan broto di Desa Karang Anyar 1.

Dimana sekitar pukul 03.45 pagi hari, kobaran api menghanguskan rumah milik Andriandi yang pada saat kejadian, Kamis dini hari (26/3/2026). Keluarga tersebut sedang dalam perjalanan mudik. 

Kemudian musibah kebakaran selanjutnya terjadi di Desa Arga Mulya Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara, tepat sehari setelah kebakaran di kota Arga Makmur. 

Musibah ini menimpa keluarga Sujangi (48 tahun) pada jumat 2026 sekitar pukul 11.40 sebelum sholat Jumat. 

Musibah yang cukup ekstim ini bukan hanya menghanguskan rumah, namun juga isi dalam rumah, bahkan juga mengakibatkan luka bakar pada istri korban, Nurli Herawati dan harus dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. 

Kemudian dihari yang sama, sekitar pukul 11,15 WIB, kebakaran hebat  kembali terjadi di area pasar bronjong unit 5 di Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara. 

Kali ini, sijago merah kembali mengamuk dan menghabiskan menghanguskan setidaknya 9 bangunan kios, 13 tempat tinggal dan 28 lapak jualan masyarakat dan pedagang. 

Suara tangis dan permohonan pertolongan dari keluarga dan warga menjadi saksi duka warga dibalik semaraknya suasa lebaran idul fitri. 

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, MAP saat dikabarkan akan musibah ini merasa sangat prihatin dan turut berduka. 

Bahkan pihak bersama unsur muspida dihari tersebut langsung turun ke lokasi untuk memastikan musibah masal di unit 5. 

Dalam kes3mpatan tersebut, pihaknya selaku kepala daerah menegaskan kepada seluruh jajaran pemerintahan baik di tingkat desa, kecamatan hingga Kabupaten untuk menempatkan diri pada posisi dan porsi masing masing dan segera ambil langkah konkret untuk menyikapi musibah tersebut. 

"Musibah kebakaran yang menimpa saudara kita ini merupakan duka kita bersama. Untuk itu kami mengimbau agar seluruh pemangku kebijakan di jajaran pemerintahan dan masyarakat dapat berkontribusi nyata untuk menolong saudara kita yang sedang tertimpa musibah," Imbau Bupati secara tegas. 

Bupati Arie juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan berkomitmen untuk membantu warganya yang sedang tertimpa musibah.

Ia juga memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan bagi warga yang terdampak musibah baik itu secara moril maupun mareril. 

Kategori :