Selain infeksi, gangguan pendengaran ini juga kerap muncul lantran adanya sumbatan yang terjadi pada bagian saluran telinga.
Walaupun begitu, kamu tidak perlu cemas berlebihan.
Karena, infeksi telinga yang membuat munculnya denging akan sembuh sendiri kalau kamu cepat melakukan penanganan.
Namun sebaliknya, membiarkan telinga mengalami infeksi malah bisa memicu komplikasi yang cukup serius.
3. Bertambahnya usia
Seiring dengan bertambahnya usia, organ tubuh juga mengalami penurunan kinerja, terutama telinga.
Bertambahnya umur akan mempengaruhi bagian dalam telinga dan bagian lainnya yang berisiko lebih tinggi mengalami dengungan.
Maka dari itu, pastikan kamu dan keluarga melakukan pemeriksaan telinga secara rutin supaya organ pendengaran ini bisa tetap berfungsi dengan normal walaupun usia sudah tidak muda lagi.
4. Aterosklerosis
Aterosklerosis merupakan kondisi saat pembuluh darah telinga mengalami penyempitan akibat adanya penumpukan kolesterol.
Masalah kesehatan seperti ini bisa terjadi lantaran penuaan dan gaya hidup yang tidak sehat.
Tanpa adanya penanganan yang telat, seseorang dengan aterosklerosis mungkin mengalami masalah seperti dengung pada bagian telinga.
Hal ini terjadi karena telinga yang kehilangan elastisitasnya yang membuat aliran darah terdengar sebagai denging.
5. Telinga berdenging karena meniere
Meniere juga merupakan kondisi yang bisa menyebabkan dengingan pada telinga. Hal ini terjadi ketika bagian koklea pada telinga mengalami tekanan.
Koklea merupakan struktur telinga bagian dalam.