Perantau Asal Sumsel Ditemukan Tak Bernyawa di Taman Budaya

Perantau Asal Sumsel Ditemukan Tak Bernyawa di Taman Budaya

Jenazah warga asal Sumsel yang di temukan di Joglo Taman Budaya-Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Lingkungan Taman Budaya Bengkulu yang berada di Kelurahan Padang Harapan Kota Bengkulu, pada Minggu 1 November 2026 pagi mendadak heboh.

Ini setelah warga yang tengah beraktivitas olahraga, menemukan jenazah seorang pria yang belakangan diketahui sebagai perantau asal Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial PE, 33 tahun tergeletak di bawah bangunan Joglo Pendopo.

Saat ditemukan, kondisi pria tersebut sudah tidak lagi bernyawa. Diduga kuat pria itu sengaja mengakhiri hidupnya, lantaran di dekat jenazah tersebut juga ditemukan sebotol cairan yang disinyalir racun rumput.

Petugas jaga malam di lokasi, Syahrozi mengaku, sempat melihat korban (PE, red) berbaring di area penemuan tersebut. Hanya saja waktu itu dirinya tidak menaruh curiga sama sekali.

"Karena saya awalnya mengira korban hanya sedang tidur, lantaran sedang mabuk. Jadi saya tidak menghiraukannya sama sekali," ungkap Syahrozi.

Ia baru tahu jika pria itu sudah tidak lagi bernyawa, ketika warga yang beraktivitas untuk olahraga di lingkungan Taman Budaya ini heboh dengan penemuan jenazah.

"Saat ditemukan pertama kali, korban sudah tidak lagi bergerak dengan mulut mengeluarkan busa. Setelah temuan itu barulah ada yang melapor kepada aparat kepolisian," kata Syahrozi.

Setelah adanya laporan temuan tersebut, Tim Inafis Satreskrim Polresta Bengkulu bersama personel piket Polsek Gading Cempaka, langsung mendatangkan lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Petugas kemudian langsusng mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit, untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah pria tersebut.

Kapolsek Gading Cempaka, AKP. Surya Rahmat Purnama dikonfirmasi membenarkan temuan jenazah tersebut, dan setelah menerima laporan langsung bergerak ke TKP.

"Selama di TKP kita melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari sejumlah warga. Seiring dengan itu, jenazah pria tersebut langsung dievakuasi," demikian Surya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: