Apoteker Miliki Peran Penting dalam Penanganan Bencana
Sekda Herwan Antoni saat menerima silaturahmi Pengda IAI Provinsi Bengkulu-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID - Keberadaan relawan apoteker menjadi penting dalam mendukung penanganan bencana, terutama untuk memastikan kebutuhan obat-obatan terpenuhi.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni saat menerima silaturahmi Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Bengkulu, Rabu 28 Oktober 2026.
"Termasuk juga peran untuk memastikan masyarakat terdampak, juga memperoleh pelayanan kesehatan yang tepat," ungkap Herwan.
Menurut Herwan, silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, dan kolaborasi antara organisasi profesi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
"Khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tentunya yang terdampak bencana," kata Herwan.
Herwan menjelaskan, dalam situasi bencana, kebutuhan layanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan obat-obatan.
"Tetapi juga ketepatan penggunaan obat, edukasi kepada masyarakat, serta dukungan tenaga kefarmasian sesuai kebutuhan di lapangan," ujar Herwan.
Maka dari itu, lanjut Herwan, keterlibatan relawan apoteker diharapkan dapat membantu, guna memastikan pelayanan kefarmasian tetap berjalan.
"Selain itu tentunya juga kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak bencana, agar benar-benar mendapatkan perhatian," tegas Herwan.
Herwan menambahkan, Pemprov Bengkulu mengapresiasi kontribusi IAI dan para relawan apoteker, yang turut mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan tersebut.
"Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi profesi dinilai penting, agar penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambah Herwan.
Sementara itu, Ketua IAI Provinsi Bengkulu, Yenni Fithriani menegaskan komitmen para apoteker, untuk terus berkontribusi dalam mendukung pelayanan kesehatan, termasuk ketika terjadi bencana.
“Relawan apoteker memiliki peran dalam mendukung pelayanan kefarmasian, memastikan penggunaan obat yang tepat, serta membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat," tutup Yenni.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
