Bendahara KDKMP Dituntut Kelola Keuangan dengan Profesional, Transparan dan Akuntabel
Pelatihan dan sertifikasi bendahara KDKMP Angkatan II se-Provinsi Bengkulu-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID – Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dituntut untuk profesional, transparan dan akuntabel dalam mengelola keuangan koperasi.
Ini ditegaskan Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Drs. H. Khairil Anwar, M.Si. Menurut Khairil, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat.
“Salah satunya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola KDKMP. Peningkatan kualitas itu dengan melatih dan menyertifikasi bendahara KDKMP,” ungkap Khairil.
Khairil menyebutkan, pelatihan menjadi langkah untuk meningkatkan kompetensi bendahara koperasi, agar ke depannya mampu mengelola keuangan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
BACA JUGA:Manajer KDKMP Mukomuko Siap Bekerja, Komoditas Masih Ditunggu
“Mengingat keberadaan KDKMP merupakan salah satu upaya strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Dengan demikian KDKMP memiliki kegiatan usaha produktif, memperluas peluang ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Khairil.
Disamping itu, lanjut Khairil, potensi koperasi perlu ditunjang sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas dan memahami tanggung jawab masing-masing, terutama dalam pengelolaan keuangan.
“Dengan tata kelola yang baik, koperasi diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Jadi pelatihan dan sertifikasi itu, jangan hanya dipandang sebagai pemenuhan persyaratan administratif saja,” tegas Khairil.
Tetapi juga, sambung Khairil, menjadi sarana untuk membangun sumber daya manusia koperasi yang benar-benar kompeten, berintegritas, disiplin dan mampu menjalankan tugas secara profesional.
“Jadi bendahara memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban administrasi dan pengelolaan keuangan koperasi. Karena itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi sangat diperlukan,” ujar Khairil.
BACA JUGA:Verval KDKMP, Pemprov Bengkulu Libatkan Polda dan Kejati
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Drs. Eddyson mengharapkan, pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang diikuti 156 peserta dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, dapat melahirkan bendahara yang kompeten.
“Kita menargetkan bendahara KDKMP memiliki kemampuan yang semakin baik, terutama dalam mengelola keuangan koperasi,” harap Eddyson.
Lebih lanjut Eddyson menyampaikan, peningkatan kompetensi tersebut juga ditargetkan dapat memperkuat kepercayaan anggota, mendorong tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta mendukung keberlangsungan usaha koperasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
