Dinas Dikbud Data Sekolah yang Butuh Revitalisasi

Dinas Dikbud Data Sekolah yang Butuh Revitalisasi

Kepala Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu, Zulhendri-Dok. bengkuluekspress-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provins Bengkulu terus mendata sekolah, yang dinilai membutuhkan revitalisasi agar nantinya dapat kualitas sarana dan prasana Pendidikan dapat ditingkatkan.

Dari pendataan yang dilakukan, sementara ini terhimpun 23 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 28 Sekolah Menengah Atas (SMA) yang masuk dalam pendataan, dan nantinya menjadi dasar untuk menentukan sekolah yang membutuhkan pembangunan maupun perbaikan fasilitas pendidikan.

Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Provinsi Bengkulu, Zulhendri mengatakan, pelaksanaan revitalisasi sekolah tidak hanya mengandalkan anggaran bersumber dari APBD dan APBN saja, tetapi pemerintah juga membuka dukungan melalui program Karya Bakti  Skala Besar (KBSB) TNI AD.

"Sehingga nantinya melalui program KBSB tersebut, juga dapat membantu pembenahan sarana dan prasarana sekolah," ungkap Zulhendri.

BACA JUGA:Revitalisasi Difokuskan Pada Sekolah yang Butuh Penanganan Prioritas

Menurut Zulhendri, keterlibatan program tersebut menjadi peluang untuk mempercepat penanganan sekolah yang membutuhkan perbaikan. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting mengingat kebutuhan revitalisasi sekolah di Provinsi Bengkulu masih cukup luas.

"Apalagi program revitalisasi satuan pendidikan pada dasarnya mencakup perbaikan maupun pembangunan sarana pendidikan, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah," kata Zulhendri.

Dilanjutkan Zulhendri, pemerintah pusat juga menempatkan revitalisasi sebagai salah satu upaya, yang bertujuan untuk mempercepat pemerataan akses terhadap sarana pendidikan layak.

"Jadi kita berharap pelaksanaan revitalisasi dapat dilakukan secara bertahap, dan dapat menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai wilayah di provinsi kita ini," harap Zulhendri.

BACA JUGA:SMAN 15 Bengkulu Utara Bidik Program Revitalisasi 2027: Penambahan RKB dan Rehab Kelas

Zulhendri menambahkan, dengan dukungan anggaran dan program lintas sektor, pembenahan fasilitas pendidikan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.

"Target kita ke depan, semakin banyak sekolah yang menjadi sasaran peningkatan sarana dan prasarana. Karena ini juga bagian dari program Pemprov Bengkulu, dibawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wagub Mi'an," tambah Zulhendri.

Lebih lanjut Zulhendri menyampaikan, pihaknya sejauh ini masih terus melakukan pendataan, serta koordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan kebutuhan masing-masing sekolah. 

"Program tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya fasilitas pendidikan yang lebih layak, sekaligus meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan di Bengkulu," demikian Zulhendri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: