Rencana Class Action Terkait Kualitas BBM, Pertamina Bengkulu Buka Suara

Rencana Class Action Terkait Kualitas BBM, Pertamina Bengkulu Buka Suara

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Bengkulu, Mochammad Farid Akbar-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - PT. Pertamina Patra Niaga Bengkulu akhirnya buka suara terhadap wacana gugatan kelompok (class action), terkait kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang dituding menjadi pemicu mogoknya kendaraan bermotor warga.

Tanggapan itu disampaikan Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Bengkulu, Mochammad Farid Akbar saat ditanya terkait wacana gugatan.

"Kami pada prinsipnya menghormati hak konsumen yang bertujuan untuk menyuarakan aspirasinya, apalagi berkaitan dengan kualitas BBM," ungkap Farid.

Hanya saja, lanjut Farid, pihaknya memastikan jika produk yang disalurkan ke masyarakat selama ini, telah melalui kontrol kualitas yang ketat dan sesuai dengan spesifikasi standar yang ditetapkan pemerintah.

BACA JUGA:Isu Pertalite Viral, SPBU Ketahun dan Putri Hijau Pastikan Kualitas BBM Aman

"Jadi BBM yang kami salurkan atau distribusikan kepada konsumen, sejauh ini masih on spesification," tegas Farid.

Menurut Farid, pihaknya tidak menutup diri terhadap kritik maupun keluhan yang muncul di tengah-tengah masyarakat. Justru, pihaknya mempersilakan jika ada pihak-pihak yang merasa keberatan atau meragukan kualitas produk Pertamina.

"Termasuk untuk melakukan pengujian kualitas BBM secara mandiri ataupun independen," kata Farid.

Nanti, sambung Farid, hasil pengujiannya silahkan disampaikan kepada pihanya, biar nanti bisa sama-sama dipastikan produk BBM ini memang masih on spec, dalam artian sesuai standar atau tidak.

"Yang jelas kita memiliki prosedur operasional standar yang sangat ketat, mulai dari proses pengolahan di kilang, distribusi melalui kapal tanker, hingga penyimpanan di depo dan penyaluran ke SPBU," tambah Farid.

BACA JUGA:Pastikan Kualitas Pertalite di Bengkulu Sesuai Standar

Lebih lanjut Farid menyampaikan, pihaknya berharap masyarakat untuk tidak langsung menyimpulkan, jika penyebab mogoknya kendaraan dampak dari kualitas atau mutu BBM. 

"Mari kita lakukan pengecekan bersama. Jika memang ada indikasi masalah pada produk kami, kami siap bertanggungjawab. Karena kami juga menjaga kepercayaan konsumen," demikian Farid.

Sebagaimana diketahui, sejumlah konsumen BBM di Provinsi Bengkulu, mengisyaratkan bakal mengajukan gugatan kelompok terhadap Pertamina.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: