Banjir Mulai Muncul di Mukomuko, Warga Diminta Waspadai Luapan Sungai
Terlihat air sungai terlihat keruh akibat banjir-Radar Utara/ Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Masyarakat Kabupaten Mukomuko, khususnya warga yang bermukim di sepanjang daerah sepadan sungai, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir akibat luapan air sungai. Pasalnya, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga deras masih terjadi di wilayah ini dalam beberapa hari ke depan.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ir Ruri Irwandi ST MT, menyusul hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah pada Minggu (11/10) malam. Hujan dengan intensitas tinggi tersebut telah menyebabkan sejumlah titik mengalami genangan hingga banjir.
"Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai harus lebih waspada, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama," ingatnya.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan debit air sungai sehingga air dapat meluap dan masuk ke permukiman warga maupun menggenangi badan jalan.
BACA JUGA:Hujan Deras Masih Berpotensi Guyur Mukomuko, Warga Diminta Waspada
Dampak hujan deras Minggu malam di antaranya terjadi di Desa Pondok Baru, Kecamatan Kota Mukomuko. Sejumlah rumah warga di wilayah tersebut terendam akibat meluapnya Sungai Hitam.
Banjir juga dilaporkan menggenangi ruas jalan lintas yang menghubungkan Kota Mukomuko–Tanah Rekah–Desa Setia Budi SP4, Kecamatan Teras Terunjam. Kondisi ini tentunya dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Tidak hanya permukiman dan jalan, banjir juga merendam sebagian lahan persawahan milik warga di wilayah Desa Resno. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, genangan berpotensi meluas.
Ruri mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kondisi cuaca saat ini. Warga, terutama yang berada di kawasan rawan banjir, diminta terus memantau perkembangan kondisi sungai dan segera mengambil langkah antisipasi apabila debit air mulai meningkat.
“Warga yang tinggal di daerah sepadan sungai agar selalu waspada. Jika hujan deras berlangsung cukup lama, segera perhatikan kondisi air sungai dan lingkungan sekitar,” imbau Ruri.
BACA JUGA:Hujan Deras Masih Berpotensi Guyur Mukomuko, Warga Diminta Waspada
Pihaknya juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit sungai, banjir, maupun kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Kewaspadaan dini dinilai penting untuk mencegah jatuhnya korban apabila kondisi cuaca memburuk.
"Dengan potensi hujan yang masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diminta tidak hanya waspada terhadap banjir, tetapi juga terhadap ancaman tanah longsor dan pohon tumbang, khususnya di wilayah yang memiliki kondisi geografis rawan bencana," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
