Adhyaksa CUP, Kejaksaan Bidik Popda dan Porprov Ajang Pencak Silat
Adhyaksa CUP, Kejaksaan Bidik Popda dan Porprov Ajang Pencak Silat -Radar Utara / Abdul Gafur-
ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara kembali menggelar turnamen pencak silat Adhyaksa CUP 2026.
Ajang bergengsi itu diikuti sebanyak 290 atlet dari tujuh perguruan pencak silat yang ada di wilayah setempat.
Kepala Kejari Bengkulu Utara, Nurmalina Hadjar SH MH, menyatakan bahwa kejuaraan ini tidak sekadar menjadi kompetisi rutin.
Menurutnya, Adhyaksa CUP dirancang sebagai wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial yang akan dipersiapkan mewakili Bengkulu Utara pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) November 2026 mendatang.
BACA JUGA:Polsek dan Perguruan Silat Pererat Kebersamaan, Jaga Kondusivitas Wilayah
“Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial yang akan dipersiapkan mewakili Bengkulu Utara pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada November 2026 mendatang,” ujar Nurmalina.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pencapaian terbaik pada Popda nanti diharapkan berlanjut ke jenjang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Karena itu, pembinaan usia dini melalui turnamen seperti Adhyaksa CUP menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi atlet berprestasi.
Dengan tingginya partisipasi dari tujuh perguruan, Adhyaksa CUP 2026 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang tidak hanya bersaing di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Popda dan Porprov.
Nurmalina juga menyoroti nilai budaya yang melekat pada pencak silat.
BACA JUGA:Polsek dan Perguruan Silat Pererat Kebersamaan, Jaga Kondusivitas Wilayah
Menurutnya, seni bela diri tradisional ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan bersama.
“Tidak hanya itu, pencak silat merupakan bagian dari budaya yang harus sama-sama kita lestarikan,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
