Mukomuko Berpotensi Diguyur Hujan hingga 2 Oktober

Mukomuko Berpotensi Diguyur Hujan hingga 2 Oktober

Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ir Ruri Irwandi, ST, MT-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur wilayah Kabupaten Mukomuko hingga 2 Oktober 2026 mendatang. Kondisi cuaca tersebut perlu diwaspadai masyarakat karena hujan dapat meningkat intensitasnya pada waktu-waktu tertentu.

Hujan deras bahkan telah mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Mukomuko sejak Rabu (30/9). Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya genangan, banjir, tanah longsor maupun dampak lain yang dapat muncul akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk Kamis (1/10), sebagian besar wilayah di 15 kecamatan Kabupaten Mukomuko berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Intensitas hujan juga berpeluang meningkat pada waktu tertentu sesuai perkembangan kondisi atmosfer.

Selain hujan, kondisi kelembapan udara juga diprakirakan cukup tinggi, yakni berkisar 74 hingga 96 persen. Suhu udara berada pada kisaran 22–32 derajat Celsius, sedangkan kecepatan angin sekitar 10–20 kilometer per jam.

Kondisi cuaca kurang bersahabat juga perlu menjadi perhatian masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir. Berdasarkan prakiraan gelombang, tinggi gelombang di perairan Mukomuko berada pada kisaran 1,9 hingga 2,2 meter atau kategori sedang.

Angin di wilayah perairan diprakirakan bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 9–13 knot. Sementara hembusan maksimum dapat mencapai sekitar 17–23 knot.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko, Ir Ruri Irwandi ST MT, mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan cuaca yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Masyarakat kami imbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi gelombang laut. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana serta nelayan yang akan melakukan aktivitas di laut,” imbaunya.

Ia juga meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG. Informasi tersebut penting sebagai langkah antisipasi agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca.

“Tetap pantau informasi dan peringatan dini cuaca setiap hari melalui kanal resmi BMKG, termasuk BMKG Bengkulu. Jangan mengabaikan peringatan apabila terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba,” tegas Ruri.

BPBD Mukomuko juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila terjadi kondisi yang berpotensi membahayakan, terutama banjir, longsor, pohon tumbang maupun kejadian lain akibat cuaca ekstrem. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: