Sekolah Nasional Terintegrasi Senilai Rp400 Miliar Bakal Dibangun di Mukomuko
Kepala Disdikbud Mukomuko, Arni Gusnita, MM-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Kabupaten Mukomuko menjadi salah satu dari empat daerah di Provinsi Bengkulu yang mendapat program pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dari pemerintah pusat. Program pendidikan berskala besar tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran hingga Rp400 miliar yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Selain Mukomuko, tiga daerah lainnya yang mendapatkan program SNT tersebut yakni Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah dan Bengkulu Selatan. Sementara dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, hanya empat daerah yang masuk dalam program pembangunan sekolah nasional terintegrasi ini.
Untuk merealisasikan pembangunan SNT di Mukomuko, salah satu pekerjaan penting yang kini harus disiapkan pemerintah daerah adalah ketersediaan lahan. Kebutuhan lahan diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko, Arni Gusnita, MM, ketika dikonfirmasi mengatakan, terkait penyediaan lahan tersebut, pemerintah daerah akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat. Salah satu opsi yang dapat dibahas adalah pemanfaatan lahan dengan skema Hak Guna Usaha (HGU).
Skema tersebut dinilai dapat menjadi alternatif apabila pemerintah daerah harus menghadapi kendala keterbatasan anggaran untuk pengadaan lahan melalui mekanisme ganti rugi.
BACA JUGA:Melalui Sekolah Nasional Terintegrasi Tiga Sekolah Menjawab Tiga Tantangan Bangsa
"Untuk lahan, kebutuhannya sekitar 20 hektare. Ini yang akan kita koordinasikan nanti dengan OPD terkait, termasuk kemungkinan menggunakan skema HGU. Kalau melalui proses ganti rugi tentu membutuhkan anggaran yang cukup besar," kata Arni.
Menurutnya, rencana pembangunan SNT ini menjadi peluang besar bagi Kabupaten Mukomuko untuk memperkuat sarana dan kualitas pendidikan. Sebab, pembangunan tersebut tidak hanya menyangkut pembangunan gedung sekolah, tetapi diarahkan sebagai ekosistem pendidikan yang terintegrasi.
Rencana tersebut kini memasuki tahapan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dalam waktu dekat, Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH bersama Disdikbud Mukomuko dijadwalkan mengikuti audiensi dengan pemerintah pusat untuk membahas rencana pembangunan SNT tersebut.
Audiensi itu merupakan tindak lanjut surat dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu dengan Nomor 0780/M/C6 MN/AK.00.07/2016, perihal permohonan waktu audiensi bersama pimpinan daerah (bupati) terkait pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Dalam surat tersebut dijelaskan, pembangunan SNT merupakan bagian dari rencana pemerintah Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan, pemerataan akses pendidikan serta menghadirkan pembelajaran berkualitas yang terintegrasi dalam satu ekosistem.
BACA JUGA:Melalui Sekolah Nasional Terintegrasi Tiga Sekolah Menjawab Tiga Tantangan Bangsa
Audiensi tersebut juga memiliki sejumlah agenda penting. Di antaranya melakukan koordinasi terkait rencana pembangunan SNT, memaparkan konsep dan gagasan pembangunan sekaligus bentuk dukungan yang perlu disiapkan pemerintah daerah, khususnya terkait lokasi pembangunan.
Selain itu, pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan arahan, masukan dan kebijakan strategis dari Bupati Mukomuko agar pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan lancar dan efektif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
